Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengorbanan istri sang presdir tampan

Pengorbanan istri sang presdir tampan

Sahut Mizan mulai mempersiapkan tenda dan sebelumnya memberitahu kepada kepala asisten agar tidak ada satu orang pun di mansion tersebut sampai besok siang terkecuali penjaga yang harus tetap berjaga. Setelah sepakat mereka akan melakukan kemah di dalam rumah. Mizan di bantu Zahra mulai memindahkan kursi dan mejanya ke pinggir karena bagian tengah akan dibuat tenda. "Mas ini kita menggunakan apa sebagai penahan tenda?" tanya Zahra karena seingatnya bila di luar setiap sudutnya di paku ke dalam tanah sebagai penyangga. "Eumm kita pakai batal di kursi, koper, dan benda apa saja yang berat sebagai penahan tiangnya," saran Mizan.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai patok tenda
Baca
+Pustaka
Cinta di Ujung Perpisahan

Cinta di Ujung Perpisahan

Kinara mengerjap karena bukannya turun mereka malah naik ke rooftop. Matanya membulat sempurna begitu melihat roof top yang biasanya hanya ada taman sederhana. Kini di sudut sana di penuhi dengan tanaman-tanaman berbunga cerah menghiasi sepanjang jalan setapak, tersusun rapi dalam pot dan vas bening yang sepertinya baru. Ada tenda kecil dengan kain putih melambai pelan tertiup angin, dan di bawahnya terbentang tikar piknik dengan bantal-bantal empuk, set keranjang anyaman, dan satu jar kaca berisi es lemon.
9.8140.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai patok tenda
Tampilkan Ulasan (36)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
ChiekAL
kebenaran akan selalu menang melawan kejah4tan ara jangan gentar mau seribu video dikasih dita ke penyidik nyatanya fany ada bersamamu dia dalam kondisi trauma parah dan kamu lah yg berusaha menyembuhkan fany... bukti dan saksi hidup ada ditanganmu kamu udah menang selangkah disini ara
Baca Semua Ulasan
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

"Tenda Glamping Sultan VVIP sudah siap. AC portable sudah dinyalakan suhu 16 derajat. Kasur King Koil sudah dipasang. Dan Chef pribadi Mbak sudah mulai memanaskan Foie Gras untuk makan malam." Vanya mengangguk puas. Ia duduk di kursi lipat sutradara (yang bahannya dari kulit asli) di tengah halaman Rangga yang sempit itu. Di belakangnya, berdiri sebuah tenda putih raksasa yang lebih mewah daripada rumah Rangga dan Berlin itu sendiri. "Bagus," kata Vanya. "Sekarang, panggil Rangga keluar. Bilang aku mau dinner."
10975 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai patok tenda
Baca
+Pustaka
Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Tenda-tenda itu berwarna abu-abu keperakan dan tampak seperti perpaduan unik antara bangunan permanen dan tenda portabel. Batu giok putih berkualitas tinggi digunakan sebagai dinding dan pilar penyangga, sementara puncaknya adalah sebuah tenda sutra besar. Lebih lanjut, setiap tenda megah ini dapat menampung hingga seratus orang dengan nyaman. Suasana tenda terasa agak kosong karena hanya sepuluh orang yang akan tinggal di dalamnya—tujuh peserta plus tiga pengawal.
9.71.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.8K kali sebagai patok tenda
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Raden Arya
Salam Kak Rionir, semoga selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah. untuk pembaca setia juga semoga sehat selalu. izin promosi ya kak. untuk teman-teman yang suka novel action, mafia, balas dendam, dan identitas rahasia. pokoknya wajib baca novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. ...
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Baca Semua Ulasan
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Sesekali memastikan sekeliling aman. "Anu, Koh. Saya mau jual ini." Sari berucap sembari membuka isi tasnya. Orang yang dipanggil Koh itu melotot melihat isi tas Sari. Dia menatap Sari curiga. "Dari mana Mbak dapat sebanyak itu. Jangan-jangan--" "Ini punya orang tua saya, Koh. Surat-suratnya hilang karena ini udah lama banget. Saya mau jual, butuh uang," tutur Sari, mencoba meyakinkan.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai patok tenda
Baca
+Pustaka
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Suara decit itu muncul kembali. Ribuan jarum menyerang tendanya. Untunglah tenda itu dibuat dari bahan khusus, sehingga tidak mampu ditembus jarum-jarum itu. Bu Tong-pay memang memiliki berbagai benda pusaka yang mengagumkan. Ternyata tenda-tenda ini salah satunya. Dengan geram, ia segera melesat keluar.
9.959.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai patok tenda
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Like a Fairy Tale

Like a Fairy Tale

Mereka mengeluarkan tenda portable berbentuk bulat kecil, lalu dengan sekali klik tenda tersebut mengeluarkan tiang besi panjang yang langsung menancap ke tanah lalu di ujung tiang tersebut ada lingkaran berdiameter empat meter cukup untuk dua orang didalamnya. Tenda tersebut jika dilihat dari atas nampak seperti permen raksasa yang gagangnya menancap ke dalam tanah. Salah satu orang dari tim tersebut merangkul tubuh Aciel lalu berjalan mendekati tenda. Dia mengetuk tiang besi panjang tersebut, dan dengan cepat dari atas ada seutas tali yang tebal namun kokoh lengkap dengan pegangan tangan. Orang tersebut memegang tali tersebut, lalu menarik nya sedikit dan dengan cepat tali itu menarik mere
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai patok tenda
Baca
+Pustaka
Garis Dua Yang Yertunda

Garis Dua Yang Yertunda

“Sepertinya ini salah alamat. Kami tidak memesan tenda.” Mendengar penolakan itu, pria paruh baya tersebut langsung membuka map plastik yang sejak tadi di jepit di bawah lengannya. Dengan cepat, ia memperlihatkan yang sudah distempel. “Tidak salah, Pak. Alamatnya sudah sesuai,” jelas nya hati-hati. “Pesanan ini atas nama Ibu Mayang untuk acara aqiqahan. Semua perlengkapan sudah dibayar lunas.”
494 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai patok tenda
Baca
+Pustaka
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

Dalam kepalanya sudah membayangkan pendakian yang pasti menyenangkan. “Harus daftar online, gak?” Anja menyahut cepat, “Gak usah, Gun, daftarnya langsung di sana.” “Terus tendanya gimana? Di gue cuma ada tenda buat dua orang.” Gugun menatap Anja. “Atau kayak waktu kita ke Gede, lu pinjem tenda teman lu, Nja.” “Iya, kalo soal tenda sih gampang. Semalam gue udah tanya sama si Bono, katanya kalo mau make tenda ambil aja di rumahnya.” Anja mengisap rokoknya dalam-dalam.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai patok tenda
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

"Ayo, Kak." Mereka semua bergotong royong membuat tenda dari kain batik yang Desti dan Tania bawa dari Sumelika. Beberapa menit kemudian, tenda selesai dan siap ditempati, tak lupa di depan tenda terdapat api unggun sebagai cahaya penerangan serta untuk hangat-hangat. Di sana Desti dan Tania juga menyajikan makanan yang dibawa mereka, yaitu lontong, ubi bakar yang sudah dingin. Tak sia-sia mereka membawa makanan begitu banyak dari rumah bu Iis. "Makasih untuk makanannya ya, Desti, Tania. Kalo kita bertiga enggak ketemu sama kalian, kita bisa-bisa kebingungan dan kelaparan di sini." Ucap Irene.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai patok tenda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status