Payung Merah
Matanya lekat menatap Axel.
Axel terbangun saat malam. Saat bangun, dia mendapati Tika sedang berudah mendirikan tenda.
Axel mengambil pasak dari Tika, "Duduklah, biar aku yang selesaikan."
"Tidak apa, aku juga bisa," Tika bersikeras.
"Ini sudah malam. Angin akan semakin dingin. Kita butuh tenda segera bukan?"
Tika mengangguk, dia mengalah, menyerahkan pasak tenda kepada Axel.
Hot Chapters