Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PROLOG

PROLOG

Biasanya aku hanya sarapan dengan teh dan roti, tapi hari ini ingin makan yang banyak biar tenagaku bisa menghadapi Mayang yang semakin hari semakin cantik. Perjalanan ke kantor di dalan Bantul utara lampu merah masjid agung ada toko bunga yangs udah buka. Masjid Agung Manunggak Bantul adalah masjid agung kebanggan masyarakat di Kab.Bantul D.I Yogyakarta. Masjid ini memiliki arsitekstur bergaya jawa yang serupa dengan Masjid Agung Demak dengan atap berbentuk Joglo, empat tiang penyangga berlapis kayu jati ukir dan pintu masuk berbentuk gunungan. Aku membeli bunga mawar merah dua tangkai dengan tulisan penyemangat hari ini, agar Mayang selalu semangat setiap harinya. Entah hal gila apa yang m
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
Pendekar Kembara Semesta Seri 2

Pendekar Kembara Semesta Seri 2

teriak Panggas memperingatkan kepada teman-teman dan anak buahnya. Panggas tidak ingin dirinya, teman-teman, dan prajurit Pulungpitu celaka akibat terpaan gelondongan kayu yang besar. Kayu gelondongan yang besar itu sangat berat. Manusia yang terhantam bisa celaka. Manusia yang tergencet, bisa tewas seketika. “Cepat menghindar!” Sargo menyambut teriakan Panggas. Sargo, Sang Senapati Pulungpitu, juga punya pemikiran yang sama dengan Panggas. Dia tak ingin ada yang celaka di pihak Pulungpitu.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Salah satu petinggi Bangsawan Dunia tersenyum lebar. Dia menggunakan sebuah payung besar yang terbuat dari bambu. Namun itu bukan payung biasa. Ketika dia membuka payung sebanyak satu kali, maka akan ada gelombang udara bertekanan kuat keluar dari payung itu. Seluruh benda yang ada di hadapannya akan hancur tak tersisa dihantam oleh gelombang udara itu. Ketika dia membuka payung dua kali, maka akan keluar ribuan jarum beracun.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76.2K kali sebagai payung agung
Tampilkan Ulasan (1035)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Cinta di Balik Palu Hukum

Cinta di Balik Palu Hukum

Arga tersenyum kecil, membuka tasnya, lalu mengeluarkan payung lipat berwarna abu-abu. “Kalau begitu, satu payung untuk dua orang bukan ide buruk, kan?” Mereka berjalan beriringan menembus hujan. Suara derasnya menutupi dunia luar, menyisakan ruang kecil di bawah payung tempat hanya mereka berdua yang ada. Arga berbicara ringan, bercerita tentang keluarganya di Semarang, tentang mimpinya membuat sistem hukum digital yang benar-benar bisa diakses masyarakat kecil tanpa birokrasi rumit.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Melanjutkan perjalanan menuju ke Keputren. Di dalam Paseban Agung, udara pagi masih lembap dan beraroma dupa cendana. Tirai tipis berwarna gading bergoyang lembut tertiup angin. Di atas singgasana berlapis kain songket emas, Panembahan Senopati duduk bersila. Sorot matanya tajam, menembus keheningan ruangan yang luas itu. Di hadapannya, Raden Ajeng Pembayun bersimpuh anggun, menundukkan kepala dalam takzim.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

ucap Varo sambil meletakkan uang di telapak tangan pria tadi dan mengepalkan tangan pria tersebut. “Makasih, loh, Mas.” Pria tadi tersenyum kemudian menundukkan kepalanya dan pamit dari hadapan Varo. Varo memperhatikan pria tadi, dari dandanannya Varo bisa menebak bahwa ia adalah pengurus masjid. Saat Varo menoleh lagi ke arah pria tadi yang belum terlalu jauh darinya, ia tercengang. Pria tadi memasukkan beberapa lembar uang yang diberikan Varo kepadanya ke kotak amal masjid, dan menyisakan selembar uang saja untuknya. Varo tersenyum, kemudian menggelengkan kepalanya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Agung menatap atasannya dengan tidak percaya. Bhargava mengambil ponselnya yang kembali bergetar lalu tersenyum tipis saat membaca pesan masuk. “Kayla udah mau sampai.” Mendengar itu, Agung langsung memijat pelipisnya. “Habis manis sepah dibuang.” Bhargava justru terbahak. “Emang harusnya begitu kan, Gung?” “Untung saya digaji besar, Pak.”
1066.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Ia bersujud di ambang pintu. "Ampun, Tuan Putri, Hamba melapor! Pendeta Agung Samudra telah memulai persiapan di Balairung," ucap dayang itu dengan suara bergetar. "Beliau mendirikan altar setinggi tujuh tingkat dengan cawan-cawan tembaga berisi api. Tujuh orang pendeta bawahannya juga sudah menempati posisi, merapalkan mantra sambil membakar kemenyan."
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
Istri Mungil Milik Tuan Tanah

Istri Mungil Milik Tuan Tanah

sahut Bu Agung takut-takut sambil seakan memasang tirai perlindungan terhadap putrinya. “Ke mana? Jawab dengan benar, jangan bohong! Atau anak gadismu ini yang membayarnya!” “Ke Desa Lamoan!” Bibir Bu Agung dengan gesit spontan menjawab. Sesaat setelah itu dia membungkam mulutnya dengan kedua tangan. Segerombolan lelaki asing itu segera berhamburan keluar rumah. Mereka tampak tak ingin membuang waktu lama-lama setelah tujuan mereka seperti menemui titik temu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
Kesatria Agung Mikenai

Kesatria Agung Mikenai

Tinggallah puing-puing pondasi bangunan suci berserakan di sekitar area tanah lapang dengan penuh rerumputan dan semak belukar. Saragos masih berdiri di tengah-tengah area reruntuhan. Ekspresinya merah terbakar, keadaan menyulut emosinya. Wanita bermahkota perak itu amat murka dengan perbuatan seseorang yang telah menghancurkan markasnya.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai payung agung
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status