Payung Merah
Reiden terkekeh.
"Bukan karna uang aku memberinya kartu nama, dia membawa payung merah," beber Axel.
Reiden masih terkekeh, "Apakah semua gadis yang membawa payung merah akan kau beri kartu nama?"
Axel menangkap nada sindiran dalam nada suara Reiden, "Bukan payung merah biasa, itu payung merah milik kita."
Reiden terkesiap, "Kau serius?"
Bab Populer