Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rapuh

Rapuh

Ceklek Sandy terkejut saat melihat Syam yang babak belur akibat pukulan seseorang, dan Sandy yang tidak tahu permasalahannya justru menatap Syam dengan penuh kecurigaan. "Syam, apa yang terjadi?!" tanya Sandy. "Gue dikeroyok San." jawab Syam memutuskan untuk segera masuk dan duduk di kursi. Sandy pun segera menutup kembali pintu dan mulai mengintrogasi Syam yang masih merasa kesakitan. "Dikeroyok, memangnya lo melakukan apa di luar rumah Syam?" tanya Sandy menatap wajah Syam dengan tajam.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

"Ayah sampai menyiapkan meja peringatan dan menyalakan lilin. Ayah lagi mencoba membuatku merasa bersalah? Tersentuh? Mau mengakui kesalahanku?" Vincent merobek surat cerai yang dia pegang itu menjadi berkeping-keping. "Siapa bilang aku setuju bercerai?" "Abella bersedia pergi? Jangan melucu. Bagaimana mungkin Abella rela melepaskan kekuasaan dan kekayaan yang Keluarga Gredi miliki di Kota Neysa?" Setelah itu, Vincent menendang meja duka yang dilapisi kain beludru hitam itu.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Seorang pengawal ayah melangkah maju dan mengangkat sepatu beratnya. "Tidak!" Alexander meraih dengan tangan putus asa. "Alana, itu..." Klakk. Cincin itu hancur, menjadi debu berkilau di bawah sepatu berat pria itu. Serpihan platinum bertebaran di lantai marmer seperti mimpi yang remuk. Alexander menatap, matanya melebar tak percaya. "Alana... apa yang kau lakukan... itu simbol cinta kita..."
56.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
Janji Suci Yang Retak

Janji Suci Yang Retak

Amanda tidak menyangka akan dijodohkan dengan Arman, seorang pemuda dari keluarga konglomerat. Amanda berpikir pernikahannya akan membawa kebahagiaan, tapi kenyataannya tidak seperti harapannya.
604 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
Setelah Segalanya Hancur

Setelah Segalanya Hancur

Matanya berkilat, penuh rasa bersalah, keraguan, dan mungkin sedikit takut. Dia menatapku seakan tahu meninggalkanku akan membuatnya kehilangan sesuatu yang tak bisa dijelaskannya. Lalu dia berkata lembut, "Aku pulang malam ini. Aku janji." Dan dia pergi begitu saja. Setengah jam kemudian, ponselku bergetar. Pesan dari Karina. Sebuah video. Aku menekan tombol putar, dan tanganku gemetar.
9197.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Cepat. Menghitung. Menganalisis. “Kita tidak bisa terus lari…” Ia berkata. “Kita harus memecah pola.” Sunyi. Bagas mengerutkan kening. “Bagaimana?” Aruna menunjuk ke arah yang berbeda. “Kita bagi.” Pelangi langsung menolak. “Tidak!” Aruna menatapnya. “Ini satu-satunya cara.” Hileon langsung mengerti.
852 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Kembali

Berpisah Untuk Kembali

Pengucapan kalimat terakhir Hana bersamaan dengan luruhnya air matanya. “Melepas?” Sungguh mendengar kata itu membuat raga Alga tak berdaya. “Iya, mungkin akhir dari perjalanan cinta kita adalah saling melepas.” Alga menggeleng gelengkan kepalanya, dia tidak setuju dengan keputusan Hana untuk saling melepas. “Mungkin ini yang dinamakan berpisah karena keadaan, Al. Satu terpaksa mengakhiri, yang satu terpaksa menerima.” Hana menghela napas berat. “Ini keputusan terberat yang pernah aku ambil. Tapi, terpaksa aku lakukan. Cinta tak harus memiliki kan, Al? Anggap saja ini adalah pengorbananku. Jadi jangan pernah menyia nyiakan apa yang aku korbankan untuk kamu. Kamu harus bahagia dengan pilihan
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

lanjut Jayvan. "Dengan satu serangan penuh, seorang pesilat tingkat pemecahan kekosongan bisa meratakan sebuah gunung. Seorang pesilat tingkat pencapaian agung bisa menebas pegunungan hanya dengan satu tebasan. Mereka yang berada di tingkat penyeberangan petaka bisa memindahkan gunung dan laut hanya dengan satu gerakan," ucap Jayvan.
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35.9K kali sebagai pecahkan
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

pecah. Udara pecah seperti kaca disambar palu petir. Dari garis tebasan itu, retakan menjalar bagai urat petir ungu hitam, berdenyut seperti nadi raksasa yang baru saja terbangun dari tidur abadi. Di belakang Kevin, ruang mulai merekah. Menganga seperti luka terbuka di kulit langit, seperti mulut dari dimensi lain yang lapar dan tak pernah kenyang.
1052.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pecahkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status