Legenda Dewa Pedang
Pedang besar berwarna cokelat tua tersampir di punggungnya, dan dari bilah itu mengalir aura tanah purba—dalam, stabil, menekan.
Setiap langkahnya membuat tanah di bawah kaki mengeras.
Sosok kedua—Tetua Pedang Surgawi.
Kurus dan tinggi, tulang pipinya tajam, matanya setajam elang yang mengawasi mangsa dari langit. Pedang tipis kebiruan di tangannya berdesir pelan, menciptakan getaran halus yang membuat udara di sekitarnya beriak.
Langit di atas lembah tampak sedikit berguncang, seolah merespons kehadirannya.