Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kebangkitan Pejuang Api

Kebangkitan Pejuang Api

sanggah Raye. “Menghormati katamu? Jangan membuatku tertawa, kau membodohi dirimu sendiri karena rasa takutmu. Musuhmu adalah Heka, begitu pula musuh kita semua. Nyatanya sekarang Heka masih hidup dengan tenang. Menjadikan orang yang masih ingin berjuang sebagai buronan tidak membuatmu menjadi pahlawan. Kau tidak hanya menyia-nyiakan perjuangan mereka, kau membakar jasad dan mimpi mereka, kau menginjak-injak makam ayah dan ibu.” Raye hanya diam, alis yang semakin berkerut dengan rahang yang mengeras menggambarkan amarah yang berusaha ia kendalikan. Sangat berbahaya, kita tidak pernah tahu kapan sebuah bom akan meledak.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Satu Hari Dua Akad

Satu Hari Dua Akad

“Itu mah ngorong (ngupil), bangs*t!” “Udah ah, serius nih gue nanya. Itu kalo punya istri dua gitu, dua-duanya harus dinafkahi?” “Ya iyalah, gila aja masa nggak dinafkahi. Jangan maunya cuman nganu doang dikasih duit kagak.” “Gue mana pernah nganu sama Jingga. Bayanginnya aja geli,” batin Awan. Jelas saja ia merasa geli karena ia menganggap Jingga itu sahabat bukan istri.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Kemudian, dia melihat ke arah Dewa Perang Kedua dan para pemimpin wilayah lainnya, "Kalian semua, coba katakan, apa yang harus kita lakukan selanjutnya?" Semua orang saling pandang satu sama lain, tidak berani untuk bicara duluan. "Kaisar ... " "Kita sudah memulainya, jadi lebih baik diteruskan sampai akhir." Dewa Perang Kedua bangkit dari duduknya dan mendekat ke arah Tedja. Dia sangat menyadari betapa kejamnya Teguh. Sekarang, mereka sudah menjadi musuh bebuyutan, hal itu membuatnya semakin bersemangat untuk menyingkirkan Teguh.
9.5369.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai pejuang garis dua
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Rich 77
hai pembaca, yuk kepoin cerita tentang seorang dewa perang yang menjadi menantu tidak berguna di keluarga istrinya. Simak kisahnya setelah dia mendapati istrinya berselingkuh di ulang tahun ke tiga pernikahan mereka
Baca Semua Ulasan
Sang Pejuang Pilihan Cahaya

Sang Pejuang Pilihan Cahaya

Terlihat sedikit senyum yang tersungging di bibirnya. “Umumnya, seorang pejuang itu berbeda dengan manusia biasa. Jalan yang diambil oleh para pejuang sangatlah menyakitkan, namun hasil yang diterima juga luar biasa.” ujar Jiro dengan penuh kekaguman.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Terpisah Antara Dua Dunia

Terpisah Antara Dua Dunia

Bukan, ini pantai Pulau Melur di dunia asalnya, tempat terakhir yang dia kunjungi sebelum pergi ke dunia lain. Dia berdiri dan menatap garis pantai yang membentang tanpa ujung, perasaannya menjadi tidak menentu. Sama-sama laut, tapi rasanya memang berbeda. Tiba-tiba, terdengar suara “ting” di dalam kepalanya, lalu muncul suara sistem, [Selamat datang kembali, tuan tercinta. Anda telah kembali ke dunia asal. Di dunia ini, keinginan yang anda inginkan dalam misi sebelumnya telah diwujudkan oleh sistem.]
7.927.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Terpaksa Menjadi Yang Kedua

Raisa berjalan keluar dari kamar mandi dengan langkah gontai, seakan masih mencerna informasi yang baru saja dia terima. Zara yang sudah menunggu di luar dengan gelisah, langsung menghampiri Raisa dengan mata yang berbinar penuh harap. "Bagaimana hasilnya?" tanya Zara, suaranya gemetar. Tanpa banyak kata, Raisa mengulurkan sebuah test pack yang menunjukkan dua garis merah. Zara membelalakkan mata, tak percaya, dan mulutnya menganga sebelum terbentuk senyum lebar di wajahnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Dua Wajah Satu Cerita

Dua Wajah Satu Cerita

Keduanya mengikuti dengan patuh, tetap waspada terhadap sekeliling mereka meskipun suasana terasa tenang. Saat mereka duduk, Farel merasa perlu untuk menggali lebih dalam. "Apakah ada masalah atau sesuatu yang sedang terjadi?" tanya Farel, mencoba mendapatkan klarifikasi dari dua pengawal tersebut. Jarang sekali Zeon diawasi seperti ini. "Misinya tidak melibatkan Anda, Tuan Farel. Tapi kami hanya menjalankan perintah. Maafkan kami, untuk lebih jelasnya tidak bisa kami katakan," jelas salah satu dari mereka dengan nada yang tetap tegas dan santun.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Pilihan

Di Antara Dua Pilihan

Ia melihat ke arah jendela di lantai dua kampus, di mana siluet Dhara terlihat samar. Ketegangan di antara kedua lelaki ini mencapai puncaknya ketika Dhara berdiri tidak jauh dari tempat mereka berpijak. Ia mengenakan syal abu-abu, wajahnya pucat melihat dua lelaki paling berpengaruh dalam hidupnya sedang berseteru di tengah keheningan. “Keenan.” Suaranya kecil, tetapi mampu menghentikan segalanya.
993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Jiang Yulong sama sekali tidak peduli dengan Lin Xuan. Lin Xuan kembali ke tempat istirahat. Saat ini, pertempuran di arena kedua masih berlangsung. Para murid Kelompok Pertempuran, yang menggunakan pedang tempur, dan para murid Kelompok Kekuatan Ilahi, yang menggunakan pedang panjang, terlibat dalam pertarungan sengit dan seimbang.
1014.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Sang Jenderal

Istri Kedua Sang Jenderal

“Perang adalah berlomba dengan waktu. Lambat sedikit saja, itu akan menentukan keberhasilan atau justru kematianmu.” Kaiden menatap para prajurit kelas menengah yang akan mengikuti simulasi perang. Jika mereka berhasil, maka mereka akan naik pangkat menjadi prajurit kelas atas. Dari raut mereka, Kaiden sudah bisa melihat siapa yang akan lolos dan tidak. “Tentunya kalian tidak ingin mati konyol di medan perang,” ucap Kaiden, setengah mencibir. “Kecuali kalian sudah bosan hidup, ya silakan saja.”
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai pejuang garis dua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status