Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Sewaan Pak Elian

Wanita Sewaan Pak Elian

lanjut Vior, mencoba memancing reaksi Elian. "Dan dia menyebut tentang 'pelarian' untuk pernikahan kita. Dia tampak sangat mengenal keluargamu, Elian." Detik itu juga, Vior melihat perubahan drastis pada raut wajah Elian. Pria itu tidak terkejut karena tidak tahu, melainkan terkejut karena mengetahui. Rahang Elian mengeras, urat-urat di lehernya menonjol, dan kilatan di matanya adalah kilatan predator yang sedang murka.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
Ditinggal di Pelaminan

Ditinggal di Pelaminan

Saat mata kami bertemu, Candra buru-buru menarik tangannya dari bahu Luna dan bertanya dengan nada cemas, “Feli, kamu kenapa?” Aku hanya menjawab datar, “Tidak apa-apa, cuma kecelakaan kecil. Kakiku sedikit cedera.” Mendengar itu, Candra langsung sibuk mengurusku, dia mengantre, mengambil hasil rontgen, sampai mengambil obat. Luna melirikku dengan mata penuh kecemburuan, lalu berkata dengan nada menantang, “Feli, pernikahan kalian batal. Itu berarti aku yang menang.”
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

kilah Banyubiru. Albara mengerutkan dahinya. Dia sama sekali tidak merasakan seberkas cakra terkuat setelah miliknya. Untuk itu dia inginkan semua serba kilat. Bahkan pendekar wanita itu pun tidak menunjukkan sedikit cakra yang menguar dari tubuhnya. Akan tetapi, panglimanya berani mengajukan pendekar tersebut. Albara mengeram lirih dan sesekali menghela napas panjang. Dia teringat akan tiga pangeran yang baru saja pulang dari padepokan.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 503 kali sebagai pelarian 36
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

Irish akan mengutuk menjadi ikan piranha dan buang di sungai Amazon dan Declan dijadikan santapan ikan piranha yang lain. Tangan panjang Declan mulai memasuki milik Irish. Declan menunduk dan baru menyadari hari ini Irish memakai panties berwarna pink. Serasi dengan bra pink. Padahal ia suka melihat wanita dengan underwear warna hitam, tapi Irish dan warna pink itu lebih menggairahkan. Terbukti miliknya yang seperti ingin menyobek kain pelapis dari luar.
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 884 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
Setelah Terlahir Kembali Sang Pewaris Jatuh Cinta

Setelah Terlahir Kembali Sang Pewaris Jatuh Cinta

sahut yang lain. Sedangkan Erika dan Luci tidak terima kalau Irene pemenangnya. "Tidak bisa! Bagaimana bisa seorang pencuri menjadi pemenangnya?" teriak Erika dari samping panggung. Luci dan Erika mulai maju satu langkah untuk memastikan bahwa pilihan juri salah. "Iya benar! Dia telah mencuri desain Sofia untuk mengikuti lomba ini," sahut Luci tak mau kalah.
135 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
MELAWAN PELAKOR

MELAWAN PELAKOR

"Ah cantik itu relatif mas. Sama seperti perumpamaan pernikahan. Jika wanita jatuh pada lelaki yang tepat, ia akan jadi ratu," "Kalau jatuh pada lelaki yang salah?" "Jadi selir mungkin. Tapi ya aneh zaman sekarang mana ada selir, yang banyak jadi pelakor." jawabku asal. "Kamu jangan sering lihat sinetron-sinetron atau cerita yang membahas pelakor Nis. Jadi baper sendiri kan." "Tapi pelakor itu nyata adanya mas." "Terserah kamu lah. Ayo berangkat."
9.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Yang di tanya tak menjawab, hanya berjalan lurus tanpa melihat kiri kanan. “Eh, itu ada boneka beruang besar banget!” Alea langsung menoleh le arah jari telunjuk Bagas. Benar saja, di salah satu stand dipajang sebuah boneka beruang seukuran manusia. Disana tertulis, jika bisa menembak dengan tepat tiga kali berturut-turut, bisa memperoleh boneka itu. Seketika mata gadis itu membola, memancarkan binar yang lebih terang. Langkah kakinya berbelok ke arah stand boneka itu.
9.643.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
SETELAH TALAK TIGA

SETELAH TALAK TIGA

Namun dia menarik tanganku hingga aku hampir saja terjatuh. “Lepasin tanganku!” “Oke, Sorry.” Mas Arman melepaskan tanganku. Namun dia tetap menahanku. “Tolong dengarkan dulu penjelasanku. Aku sudah berkonsultasi dengan orang yang mengerti tata cara rujuk setelah talak tiga. Dan Ibrahim adalah orang yang tepat untuk itu.” “Maksudmu?!” aku makin tidak mengerti dengan ucapannya.
4.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
BENDA PENGLARIS

BENDA PENGLARIS

"Pelaris? " "Iya Pengertian pelaris sendiri adalah untuk membuat sesuatu yang tidak menarik menjadi menarik. Sesuatu yang tidak bagus menjadi bagus, sehingga orang tampak senang, tampak suka, mau datang lagi, mau ketemu lagi, seperti itu" "Wah kamu jangan ngawur, Rud " "Bisa saja kan dan pelaris itu ada macam macam." "Ah Rud kamu membuat aku takut aja, mana ada hal hal seperti itu yang lebih penting sekarang bagaimana pekerjaan ku Rud, kalau aku tidak segera punya pekerjaan bagimana dengan Emak dan Adik Adikku."
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
SARANG PREDATOR

SARANG PREDATOR

Salah satu dari penjudi bercanda, “Aw, itu dia anak laki-laki berbaju biru. Kita harus menurunkan taruhannya, guys." Aku tidak tahu seperti apa raut wajahku saat ini, tetapi beberapa campuran ketidakpercayaan dan semua yang tidak sesuai tebakanku. Mereka tampak akrab. “Irina,” kata Aqmal, mengangguk ke arahku. “Ambilkan mereka cerutu.”
1024.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai pelarian 36
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status