Pendekar Romantis
panggilnya pada seorang pelayan, yang langsung tergopoh-gopoh mendekatinya.
“Si-siap nona cilik..!” si pelayan inipun datang dan menawarkan beberapa menu, setelah paham apa yang di pesan si pelayan ini mundur kebelakang.
“Amboiii…masih cilik begini sudah sangat denokkk dan gemoy, hai nona cilik yang cantik jelita, kenalkan aku Dahur, seorang preman paling terkenal di sini. Kalau ada yang macam-macam dengan nona cilik, tenang saja, langsung ku tebas batang lehernya, ayoo gabung sama kami saja duduknya nona cilik nan jelita!”
Hot Chapters