Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DINAR

DINAR

jawab Raccel Dinar sangat antusias dengan cerita Raccel Dan menunggu cerita kelanjutan yang akan diceritakannya, namun 2 pelayan datang membawa hidangan untuk mereka yang menghentikan ceritanya sejenak "maaf tuan dan nona ini pesanan anda" kata pelayan dengan sangat sopan
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Tanda Cinta Tuan Benjamin

Tanda Cinta Tuan Benjamin

Dua pelayan itu memberikan anggukan sebagai jawaban. Kemudian salah satu pelayan berambut pendek berkata. “Kami akan membantu anda bersiap.” “Ya! Lagipula aku tidak akan bisa menolak meski aku ingin.” Rhea tampak muak. Pelayan itu bekerja secara profesional. Semua yang mereka lakukan sangat diperhitungkan dan penuh kehati-hatian. Tak satupun keluar pertanyaan tak penting dari mulut mereka. Siapa dia dan mengapa menitikkan air mata?
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Istri Untuk Tuan ALEX

Istri Untuk Tuan ALEX

''Uni Non, Bibi taruh disini ya," ucap pelayan itu yang bernama Bik Irah. ''Iya Bi, makasih ya Bi. Bibi apa kabar?'' tanyanya lalu memeluk pelayan itu. ''Bibi baik Non! Non sendiri bagaimana kabarnya?'' ''Alhamdulillah Bik, aku baik juga?''
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

sanjung Guru Mada. "Apakah itu anda pak Herman?" tanya si pelayan kepada sang petugas. "Yoi!" jawab sang petugas yang bernama Herman tersebut. "Lama anda tidak kemari, aku bahkan hampir tidak mengenali anda tadi. Apakah mau pesan seperti biasanya?" tanya si pelayan. "Ya, tentu saja, dan jangan lupa untuk terus ceria, hahahaha," seru Herman. "Anda tidak berubah ya," seru si pelayan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Etheldreda Cindyriesoursriri
tanya Adrian. Pelayan tersebut mengangguk. “Benar.” jawabnya. “Ada siapa lagi?” “Maaf, kalau itu saya kurang tahu.” jawab pelayan tersebut. “Baiklah kalau begitu," kata Adrian. Pelayan tersebut memberi salam kepadanya sebelum meninggalkan ruangan.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
GAIRAH CINTA MR. LAWYER

GAIRAH CINTA MR. LAWYER

Setelah kepergian Prita, seorang pelayan mendekat ke arah Sonya dan bertanya sesuatu kepadanya. “Kamu pegawai baru di sini?” tanya pelayan itu dengan tatapan menyelidik. “Ya, aku pegawai baru di sini,” jawab Sonya dengan senyum di wajahnya. “Jangan coba-coba berulah di sini, asal kamu tahu kalau aku adalah pegawai senior di sini dan aku bisa berbuat apa saja untuk mendepakmu dari sini!” bisik pelayan itu dengan nada penuh penekanan. DEG! *** Bersambung
1060.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Dua Tak Cukup, Tiga Tak Sanggup: Dimanja Tiga Adik Tiri Idol

Dua Tak Cukup, Tiga Tak Sanggup: Dimanja Tiga Adik Tiri Idol

jawab Doni. "Baik, ditunggu ya, Mas …." sahut si pelayan, sengaja sedikit membungkuk saat mencatat pesanan hingga garis dadanya terlihat dari balik kancing kemeja seragamnya. "Kalau butuh apa-apa lagi, atau ... butuh teman ngobrol biar nggak kesepian di jalan, panggil saya aja ya? Nama saya Erma."
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 786 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Pelayan Hasrat CEO Kejam

Pelayan Hasrat CEO Kejam

Tiba-tiba pelayanan restoran datang menghampirinya sambil membawa begitu banyak makanan padahal dirinya belum memesan makanan apapun. "Permisi Pak," ucap salah satu pelayanan dan langsung menaruh makanan tersebut di atas meja. Namun Andrew tidak terlalu memperdulikannya dia hanya fokus menatap ke arah Naura yang sedang melayani tamu- tamu yang datang. Setelah selesai melayani tamu- tamunya Naura langsung pergi menghampiri para teman- temannya yang lebih dulu selesai melayani tamu.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Kesayangan Sang Duda

Kesayangan Sang Duda

ucap Pelayan tersebut yang tidak mau di salahkan oleh Paijo. "Saya tidak salahkan kamu, Nona manis. Saya hanya katakan kenapa lama sekali bawakan saya minum. Duh, saya tidak tahu harus berkata apapun," sahut Paijo yang pasrah jika dirinya di salahkan. Pelayan tersebut segera pergi dari hadapan Paijo. Paijo segera meminum jus yang dia pesan dan memakan makanan begitu saja.
8.712.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

Pelayan itu menoleh ke kanan dan kiri, tampak kebingungan. “Mereka sudah pergi. Tidak jadi pesan,” jelas Parta sambil memberikan tips untuk pelayan itu. Ia menepuk pelan pundak pelayan yang kira-kira berusia dua tahun di bawahnya itu dan berkata “Maaf.” Kemudian Parta kembali berjalan ke tempat Nyla dan lainnya yang sedang makan.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai pelayan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status