Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Permainan Berbahaya Kakak Ipar

Permainan Berbahaya Kakak Ipar

Pria itu belum bergerak, tetapi ia merasa seperti ada banyak kupu-kupu berterbangan di perut dan dadanya. Setelah menguasai keadaan, Julian mulai bergerak intens. Seketika menciptakan sensasi nikmat yang luar biasa hingga membuat erangan mereka berdua bersahutan. Memenuhi setiap sudut ruangan kedap suara tersebut.
1053.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Deggg. Sentuhan kulit yang sangat dekat itu membuat seluruh otot perut Juna menegang keras menahan respons biologis alami tubuh remajanya yang sehat. Lagipula, janda pengelola kantin itu sengaja mencondongkan tubuhnya ke depan, membiarkan bagian dadanya yang berisi sepasang "melon" jumbo bergesekan pelan dengan lengan atas Juna setiap kali dia mengelap keringat.
810.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Dekat di Mata, Jauh di Hati

Dekat di Mata, Jauh di Hati

“Juan pasti masih mencintaimu. Dia hanya dibutakan oleh pelakor itu! Malam ini pakailah rok super pendek, lalu olesi tubuhmu dengan saus cokelat. Dia pasti langsung tergila-gila lagi!” “Mengolesi tubuh dengan saus cokelat?” Evelyn tertawa, “Sepertinya ide itu lebih cocok dipakai untuk orang lain.” “Apa?” Seseorang tidak mendengar dengan jelas, “Jangan bilang kamu mau berselingkuh sebelum resmi bercerai?” “Hari ini, karena semua orang berkumpul di sini, aku punya sesuatu untuk diumumkan.”
36.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 947 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Mungkin karena alasan kedekatan geografis, dia tidak keberatan jika aku mencangkungi payudaranya yang buntal. Dari belakang, pantatnya mengayun tarian klasik India. Tidak apa-apalah, selama dia tidak menggoyangnya dengan gaya lap dance. Mendadak, aku merasakan pangkal pahaku geli. Rupanya, 'Upin' sedang menuntut kebebasan. Tapi, sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk unjuk rasa. Tiba-tiba Juleha berbalik dan buru-buru berjalan kembali ke arahku.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
IBUKU PELAKOR

IBUKU PELAKOR

Kan pastinya banyak kerabat jauh yang datang menginap, mana cukup kalau tidur di kamar. Aku menelan saliva melihat bodinya yang seksi. Benar-benar body goals. Mana dia cuma pake hotpant sama kaos belel, seperti biasa. Hanya kali ini tampak berbeda, dia sepertinya tak memakai bra. Sehingga aku bisa 'melihat' dengan samar tapi bikin penasaran.
8.821.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
PENYESALANNYA DIMULAI KETIKA DIA MELEPASKANNYA

PENYESALANNYA DIMULAI KETIKA DIA MELEPASKANNYA

Elara selalu pandai membeli pakaian pendek dan seksi untuknya dan berbisik di telinganya, "Kamu harus menggoyangkan pinggul itu agar pria jatuh." Dan dia selalu hidup dengan memberi contoh. Dia menggoyangkan pinggulnya dengan penuh semangat, memastikan setiap pipi pantat naik dan turun...begitulah cara dia menarik pria. “Halo, kelinci. Sudah waktunya.” Dominic berkata kepada Rachel yang berbalik dengan tiba-tiba. Tepat saat dia berbalik, bibir mereka hampir tidak terpisah.
392 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

bisik Damarteja di telinga Mustika. Bagi seorang wanita, pelukan suami dari belakang biasanya memberi rasa hangat, aman, dan intim. Namun yang Mustika rasakan justru sebaliknya. “Saya tidak memiliki penawar.” Selir itu gemetar bukan main. “Ck ck ck! Ini sungguh tidak bagus.” Damarteja melepaskan pelukannya, lalu memutar sang selir hingga mereka berdua saling berhadapan.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Pelukan Terlarang

Pelukan Terlarang

Hana menelan ludah, menatap kaca yang kini memantulkan wajahnya sendiri. Dalam pantulan itu, ia merasa seolah seseorang masih berdiri di balik bayangan. Cliffhanger: Dari luar jendela kantor, di balik tirai hujan, sepasang mata memperhatikan mereka dalam diam dan cahaya ponsel menyala sebentar, menampilkan pesan di layar: “Mereka makin dekat. Waktunya hampir tiba.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Ia menggosok klitoris Aurelia dengan gerakan melingkar lambat, tekanan yang pas, membuat pinggul Aurelia terangkat mencari lebih banyak. “Kau sudah basah sekali,” bisik Dava di telinga Aurelia, suaranya penuh kepuasan. “Kau kangen aku ya?” Aurelia hanya bisa mengangguk, napasnya pendek-pendek. “Ya… kangen banget…”
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Kunkungan Pernikahan Suami Psikopat

Kunkungan Pernikahan Suami Psikopat

Meski apa yang dikenakan oleh Arum tidaklah ketat namun bentuk tubuhnya diingat Julvri dengan baik. Jenjang kaki yang sedikit terbuka di pergelangan, sepatu tanpa hak yang langsung menyentuh lantai. Pinggang yang sedikit lebih kurus serta pergelangan tangan yang berayun ke depan dan belakang secara bergantian. Julvri sangat menikmati keindahan di depan mata ini. “Akan lebih pas jika bersimbah darah. Dia hanya milikku bukan milik siapa pun yang bisa menyentuhnya. Hanya aku,” gumam Julvri sembari berjalan cepat dan memotong jarak di antara mereka.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai peluk jauh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status