Istri Pengganti Sang Miliarder
Aku tidak menolak saat Arlan mengangkat tubuhku ke dalam gendongannya, lalu membawaku ke kamar.
Di dalam pelukannya, aku merasa pasrah. Kami tiba di kasur yang belum sempat aku bereskan. Sebenarnya, tadi aku sudah melipat bed cover dan hendak melepas seprai, tetapi entah kenapa tanganku berhenti melepas karet-karet dari sudut kasur dan malah merapikannya kembali. Aku bahkan merebahkan diri di atas bed cover yang lembut dan harum itu, mengelusnya perlahan, seolah tengah membelai seseorang yang biasa berbaring di sana.