Akibat Cinta Terlarang
Wajah Gilang memanas.
"Sudah beberapa bulan lalu, Bibi mau bilang tapi Mas Gilang pulang malam terus, jadi Bibi lupa." Wanita tua itu mencari alasan.
"Mana aktanya!" bentak Gilang.
Serta merta Bibi berlari ke kamar mengambil akta yang ia simpan, sambil gemetar wanita tua itu menyerahkan amplop besar berwarna coklat pada Gilang.
Pria itu membuka amplop lalu membaca nama yang tertulis di akta, tangannya menggebrak meja sambil meletakkan akta itu.