Hasrat Terlarang Kakak Ipar
“Aku takut, Mas. Kalau gosip ini makin besar, aku yang dipermalukan. Bukankah perbuatan kita memang tidak dibenarkan?”
Ari mendekat, menurunkan tangan Ayu dengan lembut. Tatapan matanya penuh tekad.
“Aku nggak peduli sama mereka. Aku cuma peduli sama kamu. Tapi kalau kamu merasa keberatan, baiklah, aku akan jaga jarak.”
Ayu terisak. Hatinya ingin bilang jangan pergi, tapi pikirannya berteriak agar Ari mundur.
Malamnya, gosip semakin melebar. Di grup W******p ibu-ibu komplek, mulai beredar kalimat bernada sindiran.