Balada Perawan Tua
Bukannya pengalaman, tapi hanya sering mendengar cerita dari para korban buaya.
"Bukan Pak, saya tuyul cuma nggak botak terus nggak bisa nuyul di ATM. Bisanya cuma nuyul di kantor Bapak," jawabku sebal. Sumpah, aku ingin segera sampai di tempat tujuan.
Kudengar Pak Anggara tertawa. "Kamu lucu."
"Baru tahu? Kemana aja?"
"Kan kita baru pergi berduanya sekarang, biasanya kan sama anak kantor. Ya mana tahu kamu itu lucu," katanya.