PEMBALASAN DEWA MAUT
Ini adalah serangan emosional dan metafisika terkuat yang bisa diberikan oleh sang gema: godaan untuk menghentikan kehancuran diri, untuk merangkul kembali identitas yang utuh namun penuh penderitaan.
Sebuah kilasan memori muncul: petir yang menyambar di sawah, kelahiran seorang dewa dari penderitaan yang tak terbayangkan.
Namun, dia sudah terlalu jauh. Ia adalah pemisah takdir, sebuah entitas yang diciptakan khusus untuk memotong benang-benang yang kusut, untuk mengakhiri siklus penderitaan ini.
"Monolog tersebut tidak akan berguna. Waktu Dipasena untuk penyesalan sudah berlalu," balas Satria Kala, suaranya tetap datar, namun kini disisipi determinasi yang lebih tajam.
Hot Chapters