SUAMIKU KEKASIH IBUKU
kata Gandes akhirnya, saat tangisnya reda.
"Hei," Jati mengangkat dagu Gandes dengan jemari. "Kalau ada yang kotor, itu aku. Aku yang tak pernah bisa mengerem hawa nafsuku selama ini, sampai aku ketemu kamu, dan hanya kamu yang bisa meredamnya. Hidupku jauh dari bersih. Setiap saat aku hanya menelusuri tubuh wanita yang tidak seharusnya aku sentuh." Air mata Jati luruh, mengingat tiap dosa yang telah ia lakukan. "Kamu lebih suci daripada aku. Kalau kamu bilang kamu kotor, terus apa aku ini?"
"Tetap saja aku merasa... " Gandes tak meneruskan kata-katanya. Ia menatap Jati. "Aku minta maaf."