Pemilik Kitab Seribu Bayangan
Di kejauhan, seorang anak kecil menatap langit dan berkata pada ibunya, “Ibu, aku ingin jadi seperti Lian Tian. Aku juga ingin menulis cerita dunia.”
Dan sang ibu menjawab dengan lembut, “Kau bisa, Nak. Dunia ini kini adalah halaman kosong. Waktunya giliran kalian untuk mengisi dengan cerita-cerita baru.”
*****
Malam kembali datang, namun tidak membawa ketakutan. Di tengah kesunyian ruang meditasi tertinggi di Akademi Penjaga Keseimbangan, Jin Wu duduk bersila. Di hadapannya, tergeletak kitab terakhir—Kitab Seribu Bayangan. Namun anehnya, semua halaman di dalamnya kini kosong. Tidak ada mantra, tidak ada catatan perang, tidak ada bayangan.
Bab Populer