Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

“Kenapa bisa marah? Apa salahnya dengan pesan dari lu tadi? Gak ada yang salah kok.” “Sebelum ponsel mati, gue kan ngetik tuh? Nah, gue ngelakuin kesalahan gara-gara gue ngetiknya nggak pake kacamata.” “Salahnya di mana?” “Dia ngambeg gara-gara salah paham. Gue maunya kan nulis ‘Onny lu tuh emang bener-bener pantas’ eh, gara-gara nggak pake kacamata itulah huruf ‘s’ malah gue ketik huruf ‘t’.”
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

KESOMBONGAN DIBAYAR TUNAI

] Tidak lama kemudian, secepat kilat penulis itu membalasnya dengan koreksinya lengkap. [Saat dialog selesai, tanda titik dulu baru petik. Bukan petik dulu baru titik! Perbaiki lagi, ya. Ini pengaruh saat pembaca melirik tanda baca yang salah, otomatis mereka enggan membaca kelanjutannya.] [Oh begitu ya, kirain nulis mudah. Ternyata sulit juga, ya. Pantas saja kamu mendapatkan apresiasi segitu banyaknya.] balasku melalui pesan inbox.
13.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
Ahli Waris

Ahli Waris

“Pak, saya tahu Bapak ini keturunan Romo bangsawan. Tapi, apa bisa dikatakan dengan jelas, dan pelan! Kayak kereta saja jalan terus. Ulangi, Pak!” Aku menarik napas dan berusaha sabar. Rahman dan Ben mulai mengernyit. “Kanjeng Adipati Ra—” “Cukup!” Aku sontak menghentikan perkataanku. “Ka-jeee … pakai huruf apa selanjutnya?” tanyanya. Ini pegawai tidak bisa menulis, atau bagaimana? “Ka-pakai huruf ‘n, Mbak. Bukan kajeng tapi kanjeng,” jawabku mulai resah. Dia terus menggerakkan kaca matanya. Ini pertanda tidak baik.
9.7418.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Tampilkan Ulasan (125)
Baca
+Pustaka
Esi Apresia
Halo pembaca. Tolong kalau komen yang bijak ya. Kami author berusaha memberikan yang terbaik buat pembaca. komen membangun sangat kami butuhkan. Jadilah pembaca yang bijak. Dukungan positif kami butuhkan dari kalian semua. Terima kasih.
Adista Tanuwijaya
ada novel cetaknya gk kak?mahal kl baca disini tiap bab tuker koin tiap bab tuker koin,buat yg gemar baca tp bnyk duit mungkin gk masalah tp buat yg gemar baca tp kekurangan gimana?bisa baca gk bisa mkn ini mah.
Baca Semua Ulasan
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Deon belum pernah melihat gambar aslinya, dia menunjuk ke baris bahasa Inggris di bagian bawah, "Apa kata ini? Apa artinya?" Sera meliriknya dan berkata sambil tersenyum, "Ini tips kecil, memberitahu kita bahwa setelah senjata yang terbuat dari bubuk mesiu selesai, itu akan sangat mematikan, tolong jangan gunakan kecuali diperlukan, tetapi ada beberapa kesalahan. kata-kata di awal, Haha, terlihat bahwa pihak lain benar-benar hanya menyalinnya kata demi kata, tetapi Jean Mo menulisnya dengan coretan, pihak lain tidak melihat dengan jelas, jadi dia membuat kesalahan."
9.85.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147.8K kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Tampilkan Ulasan (2060)
Baca
+Pustaka
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Baca Semua Ulasan
SENTUHAN YANG SALAH

SENTUHAN YANG SALAH

Tatapan mata pria itu tidak lagi sekadar dingin ada kilat gairah dan kepuasan yang pekat terpancar dari manik matanya melihat sekretarisnya tak berdaya. "Kamu gagal dalam ujian pertamamu, Anya," bisik Tama dengan nada rendah yang berbahaya. "Dan kegagalan di hadapanku selalu membutuhkan konsekuensi yang lebih dalam. Sekarang, tanggalkan seluruh pakaianmu. Jangan sisakan selembar benang pun di tubuhmu."
10255 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
Menjadi Tuan Tiga Dewi Merpati Cantik

Menjadi Tuan Tiga Dewi Merpati Cantik

Roni menatap dua kata itu cukup lama sebelum tangannya bergerak. "Tolong aku." Tulisannya tidak rapi. Huruf-hurufnya tidak rata, seperti ditulis dengan tergesa atau dalam kondisi yang tidak memungkinkan ketenangan. Tapi tekanannya jelas—setiap goresan meninggalkan bekas yang dalam di kain tipis itu, seperti tangan yang menulis sambil mengerahkan seluruh sisa kekuatannya.
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
Evanescent

Evanescent

ucap Alvin membuatku menaikkan sebelah alisku heran. "Jangan pakai WPS Pak. Saya sudah menulis rapi dengan Microsoft Word,"ucapku. "Sama saja Kencana. Mengapa penulisannya seperti ini?,"tanya Alvin mencoret sana sini penulisan yang salah. Seharusnya pria itu hanya perlu memberi pada bagian yang salah bukan seluruh layar. Menyusahkan saja. -&-
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Enggak, cuma empat kata. Kan elu bilang, tulis apa yang ada di kepala gue!” “Lah, iya, bener. Artinya itu ide kamu sendiri, Mbak. Emang kamu nulis apa kok cuma empat kata?” “Ya gue tulis aja, RAMBUT, UBAN, KUTU, sama KETOMBE! Kan itu yang ada di kepala gue!” “Innalillahi … Oh Tuhan, tolooong … hamba butuh sianida!”
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
MISTERI RUMAH KONTRAKAN

MISTERI RUMAH KONTRAKAN

paksa Sulati, kemudian dia mulai membaca huruf latin ayat kursi. "Kalau tulisan ra, bukan dibaca pakai 'a' tapi 'o', seperti juga tulisan kayak rahman dibaca rohman," koreksi Nyonya Sandra. Sulati mengulang-ulang yang ia baca, dan Nyonya Sandra membenahi pelafalan sesuai huruf hijaiyyah yang pernah dia pelajari. "Mbak, gak usah masak. Saya pesankan makanan lewat online saja," kata Nyonya, tangannya sibuk menyentuh layar ponsel.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
Fragmen di Bawah Hujan

Fragmen di Bawah Hujan

Bukan juga nama lengkap. Hanya satu kata, ditulis dengan huruf kecil yang rapi: pulang Aira menutup mulutnya. Jantungnya berdegup cepat. “Ini bukan tulisanku,” bisiknya. Rendra mendekat, menatap halaman itu lama. “Dan bukan juga tulisanku.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai penulisan kata di bawah yang benar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status