Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Hanya ada retak kecil di sudut lantai dan satu ventilasi yang sudah tidak akan berfungsi baik lagi—kerusakan yang bisa dijelaskan kepada siapa pun yang bertanya sebagai gempa kecil atau angin yang tidak biasa. Caelan meluruskan punggungnya. Dan tepat pada saat itu... KRAKK. Kaca jendela di sisi kanan ruangan, yang menghadap ke taman, pecah ke dalam. Bukan pecah seperti batu yang dilempar. Tapi pecah seperti seseorang yang sudah memutuskan bahwa jendela adalah hambatan yang tidak layak untuk dipertimbangkan dan bergerak sesuai dengan keputusan itu.
1028.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Pemandangan taman belakang yang luas terpampang di sana seolah tengah mengejek kebebasannya. Dia mencoba mencari tuas pembuka, menekan bingkai jendela, bahkan memukul kaca tebal itu dengan vas bunga kecil yang ada di meja rias. Bugh! Vas itu tidak pecah, namun tangannya yang justru terasa sakit. Kaca itu adalah kaca anti peluru, jenis yang tidak akan retak hanya dengan pukulan tangan manusia. Jendelanya dikunci permanen.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita

Tiada kaca putih ataupun hitam yang mampu menutupi lukisan-lukisan alam tiga dimensi itu. Jendela hijau itu, hanya ada kawatan yang tersusun secara rapi berbentuk belah ketupat berukuran kecil. Hal itulah yang sesekali membuat Laila tertarik untuk tidak mengambil posisi duduk dahulu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Project Darah Malaikat

Project Darah Malaikat

Alas yang berada di kotak kaca itu menjalankan cawan-cawan yang tadi kami siapkan di ruang lain. Dalam hitungan detik, cawan yang berada di urutan paling depan, melintas di depanku. Cawan itu berhenti di depan jendela penghubung ruangan ini dengan ruangan terlarang. Jendela kotak dengan lebar dan tinggi sekitar lima puluh kali lima puluh centimeter itu terbuka diiringi dengan bunyi dengung yang bising. Kemudian, cawan nomer urut satu itu bergerak masuk ke ruangan sebelah.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

dia menunjuk dua slide pertama. “Ini menunjukkan bahwa glass panel windows bisa berfungsi seperti jendela biasa, bisa dibuat transparan atau semi transparant untuk tujuan estetika, tergantung keinginan konsumen. Tentunya dengan keunggulan dari segi ekonomis, yaitu menghemat biaya pemakaian listrik rumah tangga dengan memanfaatkan tenaga panas matahari.” Ia menjelaskan secara garis besar desain yang ia buat tersebut sebelum membuka slide baru. “Yang ini untuk konsumen industri, apakah perhotelan, arsitektur atau bahkan industri otomotif.” Iris menunjukkan beberapa slide lagi.
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Gadis Simpanan CEO Tampan

Gadis Simpanan CEO Tampan

"Hmm ... sempurna. Bersih dan mengkilap. Itu seperti tidak ada kacanya sama sekali. Baiklah, aku rasa semua sudah beres. Apa lagi yang harus aku bersihkan? Setelah jendela ruang depan sudah Rose bersihkan semua. Rose pun pindah tempat menuju ruang tengah. Ruang tengah sama sekali tidak ada jendela besar seperti di ruang depan atau ruang utama, tapi di ruang tengah ada sebuah pintu kaca yang menghubung ke sebuah taman di samping rumah. Rose melangkahkan kakinya menuju pintu kaca itu. Rose mulai membersihkan pintu kaca tersebut hingga benar-benar bersih dan tidak tampak jika ada kaca disitu.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Begitu melihat Wira, Farrel segera menangkupkan tinjunya dan berkata sambil tersenyum, "Wira, selamat atas kepulanganmu!" Wira balas tersenyum melihat Farrel yang masih terus menyamar sebagai laki-laki. Apa dia tidak lelah? "Aku cuma beruntung! Silakan!" ujar Wira. Saat memasuki rumah Wira, Farrel sedikit terkejut saat melihat isi rumah yang penuh dengan produk kaca. Jendela ruangan yang biasa terbuat dari kertas sudah diganti kaca. Bahkan, meja makan pun terbuat dari kaca. Wira kaya sekali! Kaca di meja ini juga sangat besar. Jika dilelang, harganya pasti mahal.
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245.9K kali sebagai penutup kaca jendela
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Baca Semua Ulasan
Skandal sang Nyonya Muda

Skandal sang Nyonya Muda

Suara hujan terdengar dari balik jendela besar ruangannya, menambah kesan mencekam malam itu. “Jadi begitu, ya…” gumamnya rendah. “Kau menutup semua dengan rapi, Raka Mahendra.” Ia meneguk sedikit wine dari gelas kristal di tangannya, kemudian tersenyum tipis — senyum yang penuh makna. “Sekarang tinggal urusan antara aku dan kau yang harus diselesaikan.” Matanya memandang kosong ke luar jendela, menembus kegelapan kota yang basah.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

Ketika kesabarannya habis, ia kembali menyibak tirai dan membuka jendela. "Berhentilah melempari jendelaku dengan batu! Apakah kalian tidak takut jika kacanya pecah?" Pundak Eva naik turun mengimbangi deru napas. Matanya terpelotot dan wajahnya mengerikan. "Ini bukan batu, Eva. Ini butiran pasir. Kami memilih yang paling besar tapi tidak terlalu besar agar kaca jendelanya tidak pecah."
10501.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.5K kali sebagai penutup kaca jendela
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
evaluasi alamiah
Bagus sih pas awal2 cerita,alurnya sedikit bertolak belakang.Biasanya CEO nyari tau atw mw tanggung jawab si Frank ini malah sebaliknya.Kakek biasanya seneng dpt cucu,Rowan ini malah sempet mw bunuh.Tapi mkn ke sini agak kurang gmn gitu,dialognya kaya kurang macho bwt tokoh Frank.
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Pelayan untuk Nyonya Kesepian

Pelayan untuk Nyonya Kesepian

Ia menuntun Clara melangkah keluar dari area tempat tidur menuju sudut kamar tempat jendela kaca besar yang menjulang dari lantai hingga langit-langit. Di balik kaca bening tebal lantai belasan itu, pemandangan kerlip lampu megapolitan malam hari terhampar luas, menambah sensasi terbuka dan rawan yang menyengat saraf. "R-Raka... mau apa di depan jendela?" cicit Clara gagap, matanya membola saat kedua tangannya dipaksa menempel pada permukaan kaca yang dingin. "Biar kota ini lihat siapa yang sebenarnya jadi milik siapa malam ini," jawab Raka tegas seraya mendorong dada Clara hingga membungkuk.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai penutup kaca jendela
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status