Resep Rahasia Sang Pecundang
Satu orang tua hanya menunjuk ke arah dermaga paling ujung, tempat perahu-perahu kecil dan usang ditambatkan, sebelum kembali bekerja tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Radit berjalan ke arah yang ditunjuk.
Di ujung dermaga kayu yang sudah lapuk, terpisah dari kapal-kapal fiber yang lebih baru, tertambat sebuah perahu yang seolah berasal dari zaman lain. Perahu itu tidak besar, terbuat dari kayu berwarna gelap yang sudah dihaluskan oleh ribuan tamparan ombak.
Catnya sudah lama mengelupas, tetapi tidak ada satu pun bagian yang terlihat rapuh. Perahu itu tampak… hidup. Di lambungnya, terukir nama ‘Jagad’ dengan aksara kuno yang samar.
Chapitres populaires