Dendam Dan Pengkhianatan
Sudah takdir yang memang seharusnya berjalan pada diri serta karakter masing-masing, semua sudah bawaan dan sifat yang begitu berbeda pada diri perempuan dan laki-laki, perempuan yang memang gampang putus asa menjadi pembeda yang sangat begitu nyata.
Perlahan, Gendis mulai perlahan melemah terhadap kalimat dan kata-kata keras yang dilontarkan oleh Tom, sang laki-laki asing yang mencoba menolongnya melakukan hal buruk itu. Bahkan sama sekali tak pernah dia lihat bahkan kenali sebelumnya itu, kini mati-matian membela dan mencegahnya dari sebuah perbuatan yang dikatakan sia-sia dan sepenuhnya tak memiliki jalan keluar sama sekali.