Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

"Kuman di seberang jalan tampak, tapi gajah di pelupuk mata tidak kelihatan. Sepertinya pepatah itu sangat cocok untuk mendeskripsikan sifat Mbak. Kalau Mbak terus saja bersikap playing victim seperti ini, bukan hanya Mas Abi yang akan meninggalkan Mbak. Tapi siapapun yang kelak akan menjadi pasangan Mbak pasti tidak akan tahan dengan sifat drama queen Mbak. Ini sudah tahun 2021 Mbak. Zamannya telenovela sudah lewat." Senja biasanya adalah orang memiliki jatah sabar lebih dari rata-rata manusia lainnya. Tapi entah mengapa akhir-akhir ini jatah sabarnya makin berkurang saja. Mungkin karena hormon kehamilannya yang menjadikannya lebih sensitif dan emosional.
1056.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 1.6K Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Dia bagai kehilangan kata-kata. “Dasar perempuan pembawa sial!” bisik Refans lalu mendorong kepala istrinya dengan telunjuk. Mahra masih terpaku. Matanya terus basah. Tumpahan rasa yang meledak-ledak. Bahunya berguncang hebat. Hatinya sangat sakit terhadap perlakuan suaminya.
105.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 120 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Pengantin Buruk Rupa yang Kembali

Pengantin Buruk Rupa yang Kembali

“Wanita itu pembawa sial. Jadi mereka bercerai.” Dianora sedikit tersentak. “Benarkah? Mana ada hal seperti itu?” tanyanya dengan nada skeptis. Alicia, yang sejak tadi diam, akhirnya berbicara. Dia duduk di sofa dengan anggun, tetapi ada kilatan sinis di matanya. “Buktinya, dia kecelakaan dan wajahnya rusak. Belum apa-apa, dia sudah membawa takdir buruk ke dalam keluarga ini,” katanya, nada suaranya penuh hinaan.
103.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 82 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Sekarang Giliranku

Sekarang Giliranku

bisiknya pelan, seolah meminta jawaban dari bayangannya sendiri. Warga desa pun tak henti menambah luka. Mereka menyebutnya wanita pembawa sial. Menyindir dengan halus, bahkan ada yang terang-terangan mengatakan bahwa rahimnya dikutuk. Namun Tasya tetap diam. Ia tak punya tenaga lagi untuk membela diri. Yang ia punya hanyalah doa… dan harapan kecil, bahwa mungkin suatu hari, langit akan berpihak padanya, walau hanya sebentar saja.
1019.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 657 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Tetangga Manisku

Tetangga Manisku

Erick memeluknya erat, dan menggenggam jari jemari lentiknya. "Aku tahu bang. Tapi berat rasanya jika mendapat cap negatif dari orang-orang di sekeliling kita. Aku sering dibilang sebagai wanita pembawa sial dan kini bertambah dengan julukan pelakor. Rasanya itu cukup mengerikan untukku bang." Kembali Nana mengeluh.
1015.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 510 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Perempuan dan Kuasanya

Perempuan dan Kuasanya

"Sudah kubilang kalau wanita cantik itu memang pembawa sial! Siapa pun yang menikahinya pasti akan berakhir dipermalukan!" Di hari ketiga aku dirawat. Berita tentangku makin menyebar tidak terkendali. Aku dicap sebagai wanita tidak bermoral, dan mendapat hujatan dari orang-orang. Sementara suamiku, dia hanya diam sejak awal. Dia hanya seorang pengecut yang terus-menerus bersembunyi. Dia enggan mengucapkan satu kalimat pun demi membelaku.
6.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 243 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Crescent Moon

Crescent Moon

Wanita itu justru kalut—dia pasti tak memperhitungkan keadaan yang ada di luar dugaan seperti sekarang. “Ini semua karena kau! Kau pembawa sial!” tuding Sarah yang tiba-tiba mendampratku. Pembawa sial. Aku sering mendengarnya keluar dari mulut Bibi Hailey. “Mengapa kau menyalahkanku?” “Karena kau memang salah! Kau yang salah! Kau seharusnya tiada!”
1015.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 519 Vezes como perempuan pembawa sial
Show Reviews (41)
Ler
+Biblioteca
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Naya Asya
aq sudah baca nyampe bab akhir thor.. selalu nunggu update terbarunya.. semangat thor.. aq masih setia menunggumu .sehat selalu ya thor..semoga diberi inspirasi yg luar biasa seperti biasanya..syukur syukur bisa crazy up...
Read All Reviews
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

“Kau mau bilang itu semua karena perilaku anakku?! Padahal kamu jalangnya!” “Dasar perempuan sial! Seandainya kau tidak ada, Satrio pasti akan baik-baik saja sekarang! Mati saja sana!” Mata Rara berkaca-kaca. Ia jadi teringat dengan ucapan Maya sebelumnya yang juga menganggapnya sebagai ‘pembawa sial’. Kehidupan gadis itu juga jadi hancur karena dirinya. Apa dia memang benar pembawa sial?
1036.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 833 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Perempuan Yang Terbuang

Perempuan Yang Terbuang

Sebentar- sebentar wanita ini menoleh ke belakang dengan penuh ketakutan, dan melihat sekeliling seperti ketakutan sedang diikuti seseorang. Kejadian yang aneh mengingat wanita ini membawa dua anak yang masih sangat kecil, bahkan anak satunya masih bayi dalam gendongan kain. Tidak mungkin wanita waras membawa dua anaknya di tengah hujan deras pada malam hari pula. Pasti ada sesuatu yang terjadi pada wanita ini, apalagi wanita ini terlihat cemas dan sangat ketakutan kalau dia sedang diikuti.
103.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 112 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
Madu Pemberian Ipar

Madu Pemberian Ipar

Melihat banyak orang yang berkerumun, membuat perempuan itu makin bersemangat untuk memojokkan Silvia. "Kalian semua, dengarkan!" Perempuan itu memulai aksinya. "Lihat perempuan itu!" tunjuknya ke arah Silvia. "Dia adalah seorang pembunuh! Dia telah membuat aku keguguran. Dengan cara licik, dia telah membunuh janinku yang tidak berdosa. Aku tidak terima itu! Aku mau menuntut balas!" teriak perempuan itu. Riuh suara orang di sana bergumam. Kebanyakan dari mereka merasa bersimpati kepada perempuan itu dan mereka pun mulai menghujat Silvia.
1.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 38 Vezes como perempuan pembawa sial
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status