Rindu yang Lupa
Jendela kelas berembun, gigil menyelinap ke dalam, namunitu tetap tidak mampu mengalahkan ketegangan yang Fira ciptakan Perlahan dua mulut gadis itu terbuka, mengeluarkan sebuah kalimat.
“Di sebuah lautan hitam, hiduplah seekor angsa yang mencari pangeran angka satu, mereka berenang mencari mahkota angsa yang tenggelam, perahu lima beratus-ratus hari berlayar,” ruangan ramai. Tawa anak membahana. Petir menjelegar. Hujan mengamuk dasyat. Fira melanjutkan perkataannya. Pak Ano menggeleng-gelengkan kepala, ia sengaja membiarkan gadis kecil itu menyelesaikan ucapannya.
Bab Populer