Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PROLOG

PROLOG

Pak Rendra bertanya dan mengarahkan mata ke kami bertiga. “Mayang, Pak” Jawab Danu. “Dia kalau gak sempat sarapan selalu ngopi pagi-pagi pak, jadi bapak jangan kaget jika besok-besok selalu mencium bau kopi di pagi hari.” Pak Rendra berjalan ke arah mejaku “Kopinya masih?” Pak Rendra bertanya kepadaku. Aku mengangkat termos yang tadi pagi aku isi dengan kopi “Masih Pak, bapak mau? Tau yang ini varian brown sugar”.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Kembalinya sang Ahli Waris

Kembalinya sang Ahli Waris

Serta obrolan ringan yang menarik, membicarakan tentang visi misi mereka ke depan. Tiba di sebuah kedai yang terkenal dengan kopi luwaknya, Ben datang dengan penuh percaya diri. Kedai kopi hari ini sepi sekali akan pengunjung, hanya ada sepuluh orang termasuk Zora. Itu pun para pengunjung yang datang, memakai seragam polisi. "Itu dia, pak. Dia yang sudah mencuri ponselku," teriak seorang gadis dengan rambut dikepang seperti gadis desa.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Wanita Penghibur

Wanita Penghibur

Bergegas aku bangkit dan berjalan keluar. Aroma kopi langsung menguar begitu aku lewat. Itu pasti berasal dari kedai kopi yang berada tepat di sebelah kamar ini. Warung kecil dengan beberapa kursi yang akan tampak ramai bila malam, siapa duga bahwa itu menyimpan kelicikan sekadar menutupi keaslian pekerjaan kami?
104.6K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

tanya Dika berpura-pura membeli kopi di warung Bu Suci yang letaknya tidak jauh dari rumah mertuanya. "Eh, Dika, sama siapa? Nuri mana?" tanya Bu Suci sambil melihat ke belakang tubuh pria itu. "Nuri di rumah, Bu, saya mau ke rumah mama, ada urusan sebentar. Baru ingat kalau di rumah mama adanya kopi hitam, bukan kopi susu. Saya beli kopinya dua deh." Dika sambil memperhatikan rumah mertuanya.
1054.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

​Aroma kopi bubuk murah dan nasi uduk yang baru matang menguar di udara, bercampur dengan bau obat nyamuk bakar sisa semalam. Di teras rumah Pak Lurah yang dijadikan posko KKN, kehidupan berjalan normal. Terlalu normal, sampai rasanya memuakkan bagi Soraya.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dimanja Tiga Majikan Cantik

"Tenang aja. Urusan perut mah pasti Kakak utamain." Air panas mendidih kucampurkan ke dalam cangkir, menciptakan aroma kopi pekat yang sangat menggugah selera. Aku mengaduknya pelan, menikmati keheningan pagi yang sangat menenangkan pikiran. Benar-benar akhir pekan yang sangat sempurna untuk dihabiskan di rumah perlindungan ini. Baru saja aku berniat membawa cangkir kopi itu kembali ke ruang keluarga, suara langkah kaki terdengar dari arah tangga utama.
9.31.2M viewsCompletedAdded to Library 38.8K Times as pertanda rumah bau kopi
Show Reviews (59)
Read
+Library
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yang menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar btw bagus ceritanya toor...🫶🏻🫶🏻 keren!!🫰🏻
Read All Reviews
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Ia duduk dengan punggung tegak, pandangannya sesaat mengitari ruangan yang luas dan penuh hening. Tak lama, seorang pembantu rumah tangga masuk. Di tangannya, sebuah nampan perak berkilau membawa secangkir kopi dalam cangkir porselen putih berhias ukiran emas di bibirnya. Asap tipis mengepul, bergulung pelan lalu lenyap di udara. Aroma kopi pekat itu menyebar, menyusup lembut ke dalam rongga dada Kirana, menghadirkan kehangatan yang samar-samar menenangkan.
10140.3K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as pertanda rumah bau kopi
Show Reviews (17)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Read All Reviews
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

Ke mana Delia? "Mas, ini kopi untukmu!" Tiba-tiba Delia sudah berdiri di belakangnya sambil membawa nampan berisi segelas teh panas dan secangkir kopi panas yang dari aromanya saja Barra tahu kalau itu kopi robusta. Dia penyuka dan penikmat kopi, makanya sangat paham beberapa jenis kopi dari aromanya. Bagi Barra wangi kopi bisa memberikan efek terapi. "Mau taruh di mana?"
10182.9K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Married to My Childhood Friend

Married to My Childhood Friend

Gilang langsung bangkit mencium aroma nikmat dari kopi yang baru diseduh dan banyaknya aroma manis dari kue hidangan penutup. "Woah, ada acara apa, nih, bawa-bawa kopi sama kue. Lagi pesta, ya? Di sini? Di rumahku? Haha, aku merasa terhormat, tapi maaf, rumahku kecil jadi nggak muat buat pesta." Gilang berdiri tegak dengan muka bahagianya seperti anak kecil yang diberi permen. Shaka terkekeh kecil, "Lihat dirimu. Manis sekali."
1.7K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap sang pembawa nampan yang kemudian bergegas kembali masuk ruang dalam. “Trimakasih,” Sabda pun menjawab ramah. Aroma kopi itu luar biasa menggoda untuk diraih dan meminumnya, tapi juga menarik-narik Sabda pada nenek dan kakeknya. Ya, aroma kopi Luwak. Kopi yang biasa kakek suguhkan bila Sabda bertandang ke rumah kakek di Banyuwangi.
974 viewsOn holdAdded to Library 38 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status