Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Jatah Secangkir Beras Di Rumah

Aku mendongak dengan kening mengkerut melihat penampilan mas Ilham. "Mas, mau kemana?" Tanyaku keheranan. "Banyak tanya! Mana kopiku?" Bukannya menjawab, ia malah menanyakan kopi. "Nggak ada, habis." Jawabku. Lalu kembali ke dapur untuk mengambil piring. "Gimana bisa habis? Duit yang kemarin aku kasih, masa cuma buat beli kopi doang nggak ada sisa?" Lelaki itu membuntuti ku.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

Segala hal ingin ia jelajahi. Saat ini mereka tengah ngafe-ngafe cantik di gerai kopi paling populer berlogo putri duyung bermahkota. Ya, Starbuck* adalah gerai kopi elit yang sering didatangi para eksekutif. Wanti menggandrungi tempat ini karena ia menyukai menu kopi hitamnya. Aromanya harum dan strong. Sementara Suri suka kalau sedang ada promo-promo saja.
1082.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
HOPELESS ROMANTIC

HOPELESS ROMANTIC

Kedai kopi itu juga masih berada di sekitar kota Kapadokia, orang-orang bisa menikmati segelas kopi di teras sambil memandang jalan-jalan dan kota yang indah. “Ya beginilah kerjaan aku sekarang, Suf. Aku udah nggak mau kerja kantoran lagi, menurut aku lebih enak buka usaha begini,” ujar Ririn sambil meletakkan nampan berisi tiga gelas kopi espresso. “Malik juga kemarin datang ke sini buat minum kopi. Dia juga kayaknya lagi betah di sini.” Bella langsung mengerling menatap Yusuf seolah ada teror di depan matanya. “Malik? Buat apa dia di sini?” Spontan Bella bertanya.
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 710 Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

“Iya ada kumpul anak teater, Bu. Ini tahu isi kapan, sih? Kok tepungnya alot banget.” “Ya yang kemarin lah. Mau dimasakin mie instan kagak? Kan Babeh kamu kemarin belanja kopi tuh. Mau kopi juga?” Wanita itu berpindah tempat, membuka gorden ruang tamu. Cahaya matahari seketika masuk menyinari seisi rumah. “Bikinin kopi susu ya, Bu. Mie juga, mie goreng. Laper ini perut. Babeh belum bangun?”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

Anita sedang berdiri di depan meja pantri sambil melihat satu persatu jenis kopi hitam yang di belinya kemarin sepulang kerja. Ada sekitar 7 merek kopi yang ia beli. Ia melihat kopi-kopi itu dengan saksama, sambil memikirkan kopi mana yang akan ia buat terlebih dahulu. “Waduh mau jualan nih Bu ceritanya?” sapa Jaka menghampiri Anita sambil cengengesan.
107.6K viewsOngoingAdded to Library 294 Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Cintaku Berlabuh di Sugar Daddy

Cintaku Berlabuh di Sugar Daddy

Faisal pun mengangguk setelah mengulang kalimat Lola "Boleh-boleh aja sih! Coba masukin ke map alamatnya kita langsung ke sana sekarang "Oke!" Lola bersemangat melakukan apa yang diminta Faisal. Memang ini yang ingin dilakukan olehnya! "Oh di situ deket tuh sama tempat kopi langganan aku pas dulu magang." "Kopi?" Lola mengerutkan dahinya ketika Faisal mengatakan tentang favoritnya di dekat sana "Iya! di sana ada cafe, kopinya enak banget! Mau mampir dulu gak ke situ?"
9.410.3K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Pura-Pura Rebahan

Pura-Pura Rebahan

[Kopi darat yuk, biar lebih ngefeel kolab kita. Itu chat darinya. Hmm ... Ganjen amat nih emak-emak berdaster, mentang-mentang aja aku cowok tampan. [Kapan-kapan saja. Untuk saat ini kita breefingnya cukup lewat inbox saja dulu.] Kukirimkan balasan pesannya. [Ayolah, aku ada di Kopiesetia, ayo ngopi bareng!] Eh, Kopiesetia, bukankah itu cafe yang ada di samping tempat bermain ini? Aku menautkan alis lalu bangkit dari kursiku dan menghampiri Desi dan dua anakku.
1037.6K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

jawab Vero terus terang. Jawaban yang membuat Wilda terpingkal. “Ada-ada saja kau, Ver. Pernahkah kau menemukan kopi paling nikmat sepanjang kau minum kopi di berbagai tempat? Di kedai, di restoran, di coffe shop paling terkenal di kota mungkin, atau di gubuk kecil di atas gunung di tengah kebun kopi? Mana di antara mereka yang paling nikmat?” Vero terdiam, mengawang, mengingat semua kopi yang pernah ia minum dari pertama kali hingga terakhir kali. Memutar ulang semua rekaman itu. Mencari satu yang terbaik.
9.9107.6K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Misteri di balik cinta Alika

Misteri di balik cinta Alika

Alika melihat ke arah Bi Mun yang sedang sibuk mengaduk nasi. "Bi kalau tempat kopi dimana ya?" tanya Alika. "Itu ada di lemari samping kulkas Nak," jawab Bi Mun. Alika berjalan ke samping kulkas dan membuka lemari. ternyata disana semuanya lengkap mulai dari kopi sampai susu semua tersedia dari berbagai merek. Alika mengeluarkan satu bungkus energen dan menyeduhnya dengan air panas.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 179 Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
Broken Wings

Broken Wings

kali ini aku pun ikut mengajukan pertanyaan. "Nyari biji kopi. Saya buka coffe shop di Kemang, untuk kopinya saya cari sendiri ke beberapa perkebunan kopi," terangnya. "Oh, memangnya di Solok ada kebun kopi yang bagus?" tanyaku penuh minat. Karena setauku, peminat kopi biasa lebih memilih kopi dari Sidikalang Sumatera Utara atau Gayo Aceh.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as tempat bercakap kopi
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status