Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perselingkuhan Yang Manis

Perselingkuhan Yang Manis

kata Radit meyakinkan dan mencoba bercanda. Kayla tak menanggapi. Ia masih sibuk menenangkan pikirannya yang kalut. "Sudah sampai, ayo turun!" Aroma kopi dengan wanginya yang khas langsung menyeruak begitu Radit membuka pintu rumah. Aroma itu berasal dari pengharum ruangan yang tiap sepuluh menit menyemprotkan cairan. "Ayo!" Radit menggamit tangan Kayla yang masih berdiri mematung.
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 430 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

Rumahnya memang tak jauh dari lokasi ia berjualan. Sembari menunggu Dayu Siam kembali dengan kain yang dimaksud, Pak Umar menyesap perlahan kopi hitam yang ada di hadapannya. Saat cairan hitam itu melewati kerongkongan, ia merasa ada sesuatu yang aneh dari rasa dan bau kopi itu. Bau yang tak sedap dan membuat guru ngaji itu seakan hendak muntah. Sekali lagi ia mencoba membaui gelas kopi, tetapi aromanya kembali seperti kopi hitam biasa pada umumnya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Dosen Dingin itu Suamiku

Dosen Dingin itu Suamiku

Karena ini malam penentuanmu. Salah satunya ya dengan menghindari konsumsi kopi dalam beberapa waktu ke depan, soalnya kopi bisa bikin area itumu bau kurang sedap, khawatir suamimu jadi nggak nyaman dan nggak terpuaskan." Aminah menjelaskan panjang lebar, sementara Arumi hanya ber-oh ria. "Ya Allah, Ummi ... boro-boro bicara soal kepuasan, dia disentuh aja ogah!" gumamya dalam hati.
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 407 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi

27. Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi Aku bertemu Dewi dan Yunita si Ular Berkepala Dua. Penulis: Lusia Sudarti Part 27 "Sebentar Pa, lagi bikin kopi," Bos cewek manjawab dari dapur rumahnya. "Jadi donk! Saya lagi kepepet Bos," timpal Suamiku. ***
102.1K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Terjebak Mantra!

Terjebak Mantra!

kata Pak RT pada bapakku, dan aku mendengarnya dari dalam rumah sambil rebahan. “Halah, turun tidak turun yang penting laku dan masih untung,” jawab bapakku. Perbincangan terhenti ketika Ibu keluar dari dalam rumah membawa tiga gelas kopi panas, dengan sebuah nampan kecil berwarna merah. “Wah, mantap kopinya sudah datang. Jadi makin kentel olehe ngetuprus,” kata Pak RT pada ibuku yang ikut bergabung dengan mereka berdua.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 355 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Suamiku Sugar Daddy

Suamiku Sugar Daddy

ucapnya sembari membuka ruang kerja. “Ya.” Ruangan kerja duda ini sangat wangi. Ia sangat menyukai aroma kopi hingga di sini sangat mencolok harum aroma itu. Aku memindai tiap detail ruang ini sampai terkesima dengan foto Hendri dengan alm. Istrinya. “Urusan Raka sudah selesai?” tanya Hendri. “Sudah.”
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 694 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Diam-diam Cinta

Diam-diam Cinta

Kadang membuatnya ingin muntah, lebih sering membuatnya marah. Ketenangan untuk aroma yang bersifat lembut. Aroma sisa hujan pagi tadi yang sederhana, bubuk kopi robusta bercampur ampas gilingan jagung yang diseduh dengan air mendidih yang mewakili kata nikmat. Juga, aroma misterius yang tidak bisa Arkana identifikasikan sebelum dirinya membuka mata. Aroma nirvana. Surga.
109.8K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Mereka memberikan racikan kopi yang istimewa dengan rasa yang sangat otentik, tak khayal banyak pengunjung yang datang berkali-kali ke tempat ini. Suara pengunjung yang bersinambungan dengan riuhnya kota dihaluskan dengan tawa dan desir angin pohon-pohon hijau yang ditanam di sekitar kedai tersebut. “krincing” suara bel pintu masuk kedai berbunyi. Diskusi itu rehat sejenak, sudah seperti paruh waktu saat pertandingan sepak bola antar negara. Obrolan serius terahlihkan dengan kehadiran seorang wanita yang baru saja terbit dari pintu masuk kedai.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

Sal menghisap rokoknya lagi. Sudah batang kedua dalam setengah jam ini. Asap yang ia hembuskan membumbung tinggi di udara. Menguarkan aroma tembakau bercampur dengan semerbak wangi kopi yang memenuhi seantero ruangan. Sebuah kedai kopi dalam bangunan dua lantai di pinggiran jalan kolektor kota Palembang. Lantai dasarnya di desain klasik, lengkap dengan furnitur kayu serta beberapa ornamen dan pajangan bertema oriental. Sedangkan lantai dua, di rancang lebih kontemporer dengan bangku dan meja besi model masa kini. Ada smoking area di balkonnya yang cukup luas, sekaligus jadi area paling ramai lantaran pemandangan yang mengarah langsung ke jalan terlihat cantik saat malam. Letaknya yang strate
101.4K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
Moonlight Kiss

Moonlight Kiss

Sebuah plang kayu berukir tulisan ‘Rumah Kopi’ menggantung di atas pintu masuk kedai. Aroma kopi tercium cukup pekat dari depan bangunan rumah kopi tempatku berdiri. Kehangatan harum kopi bercampur karamel menenangkan pikiran sekaligus mampu meningkatkan semangatku yang sedikit layu.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as pertanda rumah bau kopi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status