Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas
ucapku tajam.
"Pinter ngomong kamu sekarang ya, Ellen. Jangan ajari aku kalau masalah agama, duluan aku makan asam garam dari pada kamu di dunia ini." Ibu berucap tak terima, wajahnya terlihat memerah menahan amarah yang siap meledak.
"Loh, kan memang begitu kodratnya. Kita bisa tanya sama Bang Abdul yang paham ilmu agama, bagaimana pendapat Abang?" kataku melemparkan pertanyaan pada suami Kak Dewi.