Angga & Ana
Semenjak berpisah haluan dari sahabat-sahabatnya.
Ana tersadar, lalu menoleh. “Ah nggak kok kak,” jawab Ana.
Perut Ana merasa terpelintir sakit. Dia memegangi perut bawahnya. Wajahnya sudah mengernyit, menahan sakit.
“Dek, nggak apa-apa kan?” Tanya Anjar kawatir. Melihat raut kesakitan di wajah Ana.
“Mampir mini market dulu ya kak,” ucap Ana meminta. “Kayaknya gue dapet deh,” kata Ana. Membuat Anjar terkejut.
Capítulos Populares