My Beautiful Bride
Isi tas itu tidak ada yang penting, lebih banyak sampah bungkus permen di dalamnya, ada sebuah dompet kulit palsu berwarna ungu muda yang sudah mengelupas di dalamnya.
Aku segera mengambil handphone yang berdering tadi, sudah keburu mati. Wanita itu ceroboh sekali, zaman sekarang siapa yang tidak mengunci handphonenya? Aku dengan bebas membuka handphonenya, tapi aku tidak mau mengganggu privasinya, aku meletakkan handphone itu di meja kaca depan sofaku. Aku malah tertarik dengan dompet tadi dan memeriksa isinya. Hanya ada selembar kertas merah dan selembar biru, dan lembaran uang lain yang jarang sekali aku lihat. Tidak ada kartu ATM atau kartu kredit, aneh, bagaimana cara dia berbelanja jik
Hot Chapters