Pergaulan Bebas di Usia 13 Tahun
Jadi, setelah shalat ied, kami hanya melepas rindu dengan mengobrol sebentar lewat telpon.
Tak apa.
Asal mendengar mereka sehat, kami sudah bahagia.
"Ini mas, minum dulu." Aku menyerahkan segelas es timun pada mas Bara yang mengipas-ngipas wajah nya dengan peci yang tadi nya ia pakai.
"Ibuuuu, Bian mau paha," rengek Bian lagi.
"Sebentar, nasi nya masih di ambil kakak Tika," ucap ku pada si bungsu.