Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kucari Jodoh Yang Biasa Saja

Kucari Jodoh Yang Biasa Saja

Hal ini juga yang cukup menenangkanku, paling tidak ibu tidak terlalu kesepian. "Perjalanan lancar, Nduk?" tanya Ibu sambil menyabut uluran tanganku. "Alhamdulillah lancar, Bu." kulirik sepasang sepatu pria yang terletak di depan teras. Nggak mungkin sepatu salah satu pekerja ibu, karena aku tau merek sepatu itu tidak semua orang sanggup beli, lagian pekerja ibu tidak ada yang laki-laki, semuanya wanita.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Menjadi Simpanan Ayah Mertua

Menjadi Simpanan Ayah Mertua

pintanya dengan kedua mata sayu, dia sangat lelah sekarang tapi Zuxiao masih enggan melepaskannya. Pria itu mengukir senyumnya lalu menarik miliknya, Suxuan merasa jeratan kuat yang hampir membunuhnya sudah terlepas. Dia menghela napas lega dan segera melepaskan sepatunya lalu masuk ke dalam kamar mandi. Sementara Zuxiao, pergi ke ruang samping dapur dan membetulkan kembali celananya. Bajunya kusut dan berantakan tapi wajahnya terlihat tetap tampan dan bermartabat. Sama sekali tidak menunjukkan kekacauan yang barusan dia lakukan dengan Suxuan. Wuhan melihat ayahnya duduk di kursi sambil meneguk air minum.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan

Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan

ucapnya sambil menunjukkan dompet tua berwarna coklat yang sedikit robek di ujungnya. Lalu, dengan nada penuh emosi, dia membuka dompet itu dan menunjukkan sebuah foto yang usang. “Ini... fotoku dan ibuku saat aku kecil. Dompet ini juga buatan tangan ibuku. Sudah lama sekali. Ini satu-satunya kenangan yang aku simpan setelah kematian ibuku. Tidak ternilai harganya.” Jenn benar-benar hanya bisa bengong sendiri.
9.750.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

panggil Diana dari kejauhan sambil melambaikan tangannya, menggendong anak yang kecil. Aku menoleh ke arah ibu. "Apa?" tanyaku tanpa sedikitpun tersenyum. "Bawain nih anakku! Ini barang sama koper semuanya, ya!" tuturnya memerintah bak Nyonya Besar. Orang kaya aja gak sebegininya, lah dia? "Ibu gak usah bawa barang sebanyak itu, Bu! Apalagi sambil gendong anak, bisa-bisa pinggang Ibu keram lagi. Biar Via aja," jawabku melarang ibu melakukan semua itu.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

Dompet Lo kan bisa irit juga? Reno : Emang Lo pikir gue lagi jualan hp! Segala pake nego! Nggak ada-nggak ada! Pokoknya di cafe itu! Yang deket rumah Lo, cafe Delima! Nggak usah banyak protes Lo, ngerti! Soal dompet, Lo pikir gue orang susah pake mikirin dompet? Adelia : Eh, gue cuma nyaranin doang keles!
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
CEO Dingin Itu Ayah Dari Putraku

CEO Dingin Itu Ayah Dari Putraku

“Kalau begitu, ayo kita coba.” Galen mencoba beberapa pakaian, dan setiap kali ia keluar dari ruang ganti, Edrio akan mengangguk setuju dan langsung membayarnya. Gaura sempat memprotes, tetapi Edrio hanya menjawab dengan santai, “Aku punya banyak uang. Biarkan aku menggunakannya untuk putraku.” Setelah membeli pakaian, mainan, dan beberapa kebutuhan lain, mereka akhirnya keluar dari pusat perbelanjaan dengan tangan penuh belanjaan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

Mimpi untuk membeli seragam silat dan sepatu olahraga, pasti akan sirna jika hubunganku dengan Ibu di rumah tetap tidak berbaikan. “Mungkin pulang nanti aku harus jalan kaki. Uang di dompet ini harus hemat sampai satu minggu.” Aku berceloteh sendirian. Uang lima puluh ribu yang terdiri dari dua lembar sepuluh ribuan, selembar duapuluh ribuan, dan lima lembar dua ribuan, harus bisa kugunakan sebaik mungkin. Setelah bertekad, aku turun ke bawah dan bersiap untuk menunggu bus. “Rian.” Ayah yang tengah sarapan bersama Ibu dan Randi memanggilku yang hampir membuka pintu depan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Ms.Trouble

Ms.Trouble

Beberapa detik kemudian neng Ayu membawa dompet milik ayahnya. "Dompet ini bukan pak?". Teriak Ayu kepada ayahnya yang tengah sibuk menghitung jumlah keranjang sembari menunjukkan dompet berwarna merah. "Iya neng dompet yang biasa bapak bawa itu". Sahut bapak dengan keras. "Ini pak". Neng Ayu menyerahkan dompet itu kepada ayahnya. "Merah amat pipinya neng, kenapa bisa gitu, aih jangan-jangan digigit nyamuk yah". Tanya bapak penasaran.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Setelah Menonton Video

Setelah Menonton Video

Kenapa semua jadi begini ya Allah? "Ibu kenapa lihat dompet saya? Dompet saya ada dalam tas." "Ibu cuma suka tas kamu. Jadi Ibu mau pakai pengajian nanti siang. Isi tas kamu Ibu pindahin ke tas Ibu. Kamu gak perlu tas bagus karena gak ke mana-mana juga. Ibu yang bakalan sibuk. Terus dompet kamu jatuh, ibu lihat isinya masih ada uang merah lima lembar dan uang hijau empat lembar. Belikan Ibu bento itu untuk sarapan pagi ini. Ibu yakin Mutia juga suka. Kamu tetap bikin nasi goreng saja, buat makan anak-anak kamu. Udah cepet! Malah bengong!" Aku lagi-lagi tercengang.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Istri Gendutku dari Desa Ternyata Orang Kaya

Istri Gendutku dari Desa Ternyata Orang Kaya

Bagus sih, tapi punya anak laki satu-satunya jadi udah kayak anak mamih, apa-apa Bunda apa-apa Bunda, haha. "Bentar Bunda ambilin dulu uangnya." Gegas Asmi membuka lemari dan mengambil dompet pintarnya. Kenapa disebut dompet pintar? Karena dompet itu biasanya digunakan istri bara-baraku buat budgeting pengeluaran bulanan. "Nih, 300 ribu, cukup 'kan?" "Cukup Nda, makasih." "Iya sama-sama, Ajun walaupun laki-laki ingat kata Bunda, jangan boros, oke?"
9.9194.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai novel dompet ayah sepatu ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status