ANAK TUKANG CUCI PIRING
Azu Racerita pendek tentang ibucerpen tentang nenekrumah nenekcerpen singkat tentang ibu
Ya Allah, aku harus menyerah atau tetap bertahan?
***
“Terima kasih, ya, Imas. Ini uangnya.” Arin menyerahkan uang pas setelah menerima sekantung timun dariku.
Bapak memang sedang panen timun, selain dijual ke pasar, Bapak juga menjualnya ke beberapa orang setempat seperti Arin ini.
“Terima kasih kembali, Rin.” Aku mengulas senyum bahagia.
“Hari ini ikut reuni gak, Im?” tanyanya membuatku tertegun. Aku dan Arin memang satu sekolah saat Aliyah dulu, kami juga satu kelas walau tidak terlalu dekat.