Imamku dari Seoul
Idris menatap dirinya bangga di depan cermin besar itu, lalu membatin, "Heh, aku benar-benar mempesona. Mungkin Allah sedang menyiapkan jodoh yang terbaik untukku!"
Idris keluar dari kamar mandi dengan wajah lebih segar dibandingkan sebelumnya. "Kan, jadi pede ketemu jodoh, hehe," Idris gemas sendiri memikirkan siapa jodohnya nanti. Niat menikah sudah ada, namun calonnya belum tampak. Lagipula, Idris juga masih ingin fokus dengan kuliah S2 yang sedang dia jalani.
Chapitres populaires