Cinta yang Tak Diundang
"Separah itu kah mimpi erotismu hingga kau berkeringat banyak seperti orang yang berolahraga?"
"Mm, mimpi erotis yang luar biasa menakjubkan. Penuh gairah dan nyaris membuatku dahagaku meningkat, menuntut kepuasan," jawab Sagara mengerling jahil ke arah Fidella.
"Aish, selain brengsek kau juga maniak," tandas Fidella.
"Aku belum selesai bicara, Nona," sela Sagara memangku dagunya dengan satu tangan yang bersandar pada kepala sofa.
Hot Chapters