Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

Teringat perlakuan Devan padanya tadi membuatnya sakit hati. Tiba-tiba cahaya kilat menyilaukan mata. Kiara tersentak kaget. Belum hilang rasa kagetnya, di sambung dengan petir yang menggelegar. Wajahnya pucat. Sungguh, malam yang kelam dan menakutkan. Rintik hujan satu persatu menimpa tanah. Dinda mendongak. Baru menyadari gelapnya langit.
8.715.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Legenda Sang Phoenix Abadi

Legenda Sang Phoenix Abadi

Langit bergetar hebat, diikuti oleh fenomena alam yang begitu mengerikan berkumpul diatas tubuh pemimpin kota Abadi. Kini Xiao Chen mulai menghentikan langkahnya, dia menatap keatas langit. Dan berkata, "dia ingin mati bersamaku?" Blaaaaaar! Booooooom! Booooooom! Petir terang mulai keluar dari dalam awan hitam, tidak hanya satu. Ratusan dan mungkin melebihi dari itu telah memasuki lingkaran formasi. Bergerak menghindari serangan Petir yang telah menggila, kini Xiao Chen tidak bisa melakukan serangan balasan. Dia hanya bisa menghindar dari kemunculan Petir yang telah menutup seluruh ruang kosong disekitar tubuhnya.
10104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai petir di siang bolong
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Al_Fazza
Update terjadwal setiap hari, di jam berapa itu tergantung kapan selesai author nulisnya. Yang pasti tiap hari pasti ada pembaharuan... Jangan lucu dong, libur sehari aja sudah ngomong habis cerita... Author juga manusia, punya lelah, dan tentunya butuh libur untuk mengistirahatkan pikiran. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Legenda Pendekar Pedang Naga Terakhir

Langit dipenuhi dengan petir yang menyambar, mengejutkan langit malam dengan cahaya yang membelah kegelapan. Di tengah kekacauan alam ini, Pulau Persik Kecil menjadi medan pertempuran bagi elemen-elemen alam yang marah. Ombak besar dengan amarahnya memecah di tebing, memuntahkan semburan air yang menggulung dan menerjang dengan kekuatan yang menghancurkan.
1039.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

ang dan senyum mengembang tipis dibibirnya, salampun terdengar merdu ketika beliau berucap. jawabku dan teman serentak "waalaikum salam warrahmatulllahi wabarakatuh" dia membuka lembaran absen yang dipegangnya dari ruang guru, mengabsen teman sekelasku satu persatu, ya aku selalu mendapatkan absen yang terakhir aku masih sempat berbicara dengan temanku, bertanya dakah tugas rumah hari ini, tapi sepertinya dewa sedang bersamaku gelengan kepala temanku pertanda aman, "ko, onok pr a saiki ?" (ko ada pr kah hari ini) tanyaku, dan dia spontan langsung menggeleng, setelah kegiatan absen, bapak hitam ini berdidri tepat ditengah kelas dan bertanya "bab keri dewe tak kek i pr kan ?" (bab terakhir say
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Semoga Dia Sebebas Angin

Semoga Dia Sebebas Angin

Berputar setengah jalan dan akhirnya duduk di tempat yang sudah kupesan. Di tempat di mana tak melihatnya, pemandangan malam yang menakjubkan perlahan berlalu. Ternyata dunia tanpa Dion begitu indah. Malam itu, Dion tidak pulang. Namun kemudian, untuk pertama kalinya, dia mengirimiku pesan. [Ada pesta malam ini, ada banyak orang. Jangan berpikir macam-macam.] Aku menatap kosong pesan yang selalu kutunggu-tunggu tetapi tidak bisa kudapatkan di masa lalu.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Violet keluar untuk berbicara dengan mereka. “Jadi gimana ceritanya, pak?” tanya Violet berusaha tenang. “Mario dan temannya sedang membawa alat tambahan untuk perakitan lift, di sana kan hujan lebat. Petir itu menyambar pohon kayu di dekat mereka sampai patah, getarannya membuat Mario terpental sekitar dua meter. Dan dia pingsan, makanya kami bawa ke sini. Kami khawatir ada apa-apa,” pak Lionel mandor pertama menjelaskan dengan ekspresi khawatir.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Tanda Pemberontak Langit

Tanda Pemberontak Langit

​"Apa yang harus kita lakukan? Aku kehabisan Pil Foundation Establishment!" ​"Kita akan melakukan hal yang paling berbahaya: Kita akan memurnikan Qi Spiritual Langit di Lautan Awan ini secara langsung. Kuali Surgawi akan menyaring Qi yang tercemar menjadi Primal Qi, tetapi risikonya sangat besar. Jika kuali itu gagal, kau akan terkena serangan balik Qi Langit yang mematikan!" ​Ji Yun menatap Pil terakhirnya, Pil Inti Emas Mini yang ia rampas. Ia mengangguk. Ia tidak punya pilihan. Pengejarannya tidak lagi tentang Mandat Langit, tetapi tentang keserakahan abadi.
795 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
DiaLangit

DiaLangit

Eriska masih belum merespons panggilan dari ketua White Wolf itu, hingga membuat si pemanggil mencebikkan bibirnya kesal, lantaran sedari beberapa menit yang lalu masih tak dianggap oleh gadis yang saat ini sibuk dengan permainan cacingnya. "Er," panggil Langit sekali lagi, tetapi kali ini dengan nada merengek. Namun, lagi-lagi tak mendapat respons dari gadis di hadapannya. Tanpa cowok itu sadari, kelakuannya itu menjadi tontonan semua teman-teman sekelasnya. Bahkan, cowok itu juga tidak sadar jika konser dadakan yang diadakan oleh ketua kelasnya sudah berakhir sejak dia melangkah menghampiri Eriska.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Di matanya, pergerakan orang-orang ini tidak lebih cepat dari semut yang merayap. "Bergerak di hadapanku... adalah kesalahan besar," desis Alex dingin. BZZZZZZZZZZTTTT!!! Detik berikutnya, kilatan petir berwarna ungu keperakan mendadak menyelimuti seluruh tubuh Alex. Suara gemuruh guntur berdentang keras di dalam gua, memekakkan telinga siapa pun yang mendengarnya. "Langkah Seribu Petir!"
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Kaisar Badai Petir Zera

Kaisar Badai Petir Zera

Azzura pun merasa yakin, bahwa Louyi suka kepada Azzumar. Sedang mereka bercerita dengan canda ria, tiba-tiba langit yang tadinya terang, menjadi hitam bergemuruh. Petir menggelegar dan saling berdentang. Awan hitam mulai menyelimuti permukaan langit yang terang. Tak lama bergulunglah angin kencang. "Apa yang terjadi?" Kata Tempest. Iiiiiiiiiuu, terdengar bunyi bel yang deras dari Desa Kutau. Setelah bel berbunyi bergemuruhlah suara yang datang dari dalam hutan. Sehingga membuat guncangan yang kuat.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai petir di siang bolong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status