Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LOVE GAME

LOVE GAME

Aku kembali merebahkan diriku dan mencoba melupakan kejadian tadi. Game sialan! Sungguh aku membenci game itu sekarang, karena aku merasa sangat bersalah telah menyebabkan pasangan tadi bertengkar. Kenapa aku bisa sebodoh itu? Kenapa aku mau-mau saja berdrama seperti tadi? Ini semua salahku, kalau saja aku menolak dengan tegas walau mungkin teman-teman akan marah padaku. Pasti aku tidak akan menyebabkan oranglain bertengkar seperti tadi.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

Ia berniat mengatakannya di dalam hati, siapa sangka suaranya terdengar cukup lantang. Ervin tidak perlu memperjelasnya lagi. Otaknya malam itu terasa sangat encer, sampai ia bisa mengerti apa yang disampaikan Arla melalui kata-kata singkatnya. Dan cara main seorang player sebenarnya bisa dibilang sama. Tertarik, dekati, jalani, putus. Sesimpel itu. “Aku mau dessert deh.” Arla bangkit dari duduknya. “Ya udah yuk, ke minimarket bawah.”
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 926 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
DATE ME PLEASE!

DATE ME PLEASE!

Maddie memutar tubuhnya menghadapku, "Ayo kita berdansa!" Aku lantas tertawa kecil dan menggeleng. "Maddie, wanita tidak berdansa dengan wanita. Setidaknya untuk malam ini." Aku melirik kecil kearah max yang masih menyesap minumannya pelan. Dengan keberanian entah dari mana aku melangkah mendekat. "Max, mau berdansa?" ajakku
752 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Can I Call You Mine? 🥂

Can I Call You Mine? 🥂

🥂 Dua tahun kemudian-- "Segeralah pulang! Aku sedang bebas dan tak ada pekerjaan." "Iyaa, aku tahu!" Pearl memindahkan posisi ponsel ke pundak di sisi kiri tubuhnya. Beralih menghimpit benda pipih itu dengan telinga kirinya, sementara kedua lengannya kembali menyapu permukaan kayu berwarna cokelat muda. "Tapi aku sedang sibuk sekarang." "Jangan membuatku menunggu, kau pastinya tahu bahwa aku membenci itu.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Menari dengan bayanganmu

Menari dengan bayanganmu

Maya menggeplak meja Arshaka, “lo kalo suka sama gue gak usah bawa-bawa si Joko, dong!” “Amit-amit, mending jomblo seumur hidup gue timbang jatuh cinta sama lo.” “Halah, sok-sokan amit-amit. Amin-amin, kan, maksud lo?” Oke, selain jago lempar lembing, Maya juga ratunya manusia paling pede. “Dih, pede banget. Orang gue sukanya Luna. Mau apa lo?” ***
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Hug Me!

Hug Me!

Bibir Bara kemudian mencumbu leher Vanya, membuat tanda merah muda di sana kemudian tanggan Bara menaikan kaos Vanya dan tanggan satunya sudah melepas pengait bh Vanya. Bara mulai bermain di dada Vanya. Mulut Bara sudah di ujung dada Vanya, menghisap ujung yang paling sensitif. Dia juga mengigitnya. permainan itu sangat arogan Vanya sebenarnya tak suka, bukan nikmat yang dapat tapi rasa risih yang dia dapat. Karena biasanya Bara selalu mencumbuhnya dengan lembut punuh kasih sayang, tidak sekasar itu.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Embrace Fate

Embrace Fate

Kemudian dia tersenyum kembali. “WAh, kau sudah tidak sabar, ya, mau main kasar denganku? Aku bisa main apa saja. Kasar, halus, tarik ulur, lipat melipat, sampai bergelantungan, semua aku bisa.” Nicky kembali tertawa.
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

“Abang mau tau apa yang kamu pikirin.” “Oooh, itu, kenapa Abang sering banget berantem sama Mas Arga? Kayaknya aku mau nyaranin ke Papa buat ngubah salah satu ruangan di rumah untuk dijadiin ring tinju, mungkin setiap weekend Abang sama Mas Arga mau adu jotos di situ.” “Trus, apa lagi selain itu?” “Sakit nggak?” “Nggak terlalu. Trus, apa lagi?”
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 720 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
KUIKUTI PERMAINAN MANISMU

KUIKUTI PERMAINAN MANISMU

KUIKUTI PERMAINAN MANISMU "Huh-Hah!" "Kenapa, Mas? Nggak kuat, ya?" "Iya, kamu sih malah minta malam-malam begini." "Ya gimana, dong, Mas, orang aku lagi pengen." Akhirnya, kami melanjutkan aktifitas. Bersama keringat dan napas yang muai tak beraturan. Tak lupa, cairan dari dalam hidung pun sudah keluar.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
My Game Boyfriend

My Game Boyfriend

“Rasanya aku harus selalu menjagamu tetap di sisiku selamanya.” Bibirnya menyentuh telinga perempuan itu saat ia berbisik dengan nada menggoda, “Mungkin lain kali aku akan membiarkanmu menang terus… supaya aku punya alasan untuk menagih hadiahku darimu nanti.” “Ayo kita coba permainan yang lain…” ajak perempuan itu seraya melihat-lihat peralatan permainan yang tersisa. “Ayo coba mesin cakar itu,” tambahnya sambil berjalan cepat menuju mesin berisi boneka-boneka lucu di sudut ruangan.
526 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai play with me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status