Istri Nakal Mas Petani
Di bagian-bagian tertentu, Sully mengenali beberapa pohon yang tak asing.
Seperti pohon beringin yang melindungi jalanan hingga teduh. Lalu pohon lamtoro, palem, sawo, jambu klutuk, juga deretan pohon tebu yang rimbun di sisi kanan jalan. Pohon tebu itu mengingatkannya akan masa kecil bersama seorang kakak perempuan yang paling dekat dengannya. Mereka sering menggigit dan mengisap sari tebu langsung dari pohonnya. Sully tersenyum. Sudah setahun lebih dia tidak bertemu dengan keluarganya. Si bungsu yang paling membangkang merantau ke ibukota dan belum ingat pulang. Sully tersenyum kecut.