Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

Pluk Entah dari mana datangnya, seekor cicak jatuh di paha Alina. Alina sangat benci dengan reptil dan hewan-hewan yang merayap. Alina berteriak dan berjingkat-jingkat. Ronald ikut panik dan menyuruh Alina untuk diam agar dia bisa menyingkirkan cicaknya. Karena terlalu panik, Alina tidak mendengar perkataan Ronald. Ia tetap loncat-loncat berharap cicak itu jatuh dari tubuhnya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

tiba-tiba Matt membuka mulutnya, lalu menghembuskan lingkaran asap dari bibirnya yang tebal. "Hah?" aku terkejut. “Tin?” “Onok uwit tin opo uwit ara sing tukul nang kene,” Mr. P menjawab pertanyaanku sambil menunjuk ke arah selebaran. "Biasane, wong Indonesua nyebut uwit beringin.” (Ada pohon tin atau pohon ara yang tumbuh di sini. Biasanya, orang Indonesia menyebutnya sebagai pohon beringin).
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
Nona Muda yang Terbuang

Nona Muda yang Terbuang

“Tentu saja. Apalagi kau menngandung benih tuan Azam. Satu-satunya orang yang berhak untuk menjadi istri dari Azam adalah nona Naomi, dia yang layak mengandung anak dari tuan Azam, jadi kau harus mati” “Naomi? Naomi yang…” “Naomi kakak sepupumu, siapa lagi desainer termud yang karynya sudah di akui internasiona? Kau tidak akan bisa menandingi dirinya, mereka akan menikah dua hari lagi. Azam dan nona Naomi akan menikah dan kau akan mati disini, ha ha ha ha” ***
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
Pejantan yang diinginkan nona muda

Pejantan yang diinginkan nona muda

Sebastian mengucapkan segala emosinya kepada sang nona muda. Sebastian sudah muak dengan sikap posesif sang nona muda yang terus menginginkan dirinya. Ia bahkan mengekang dirinya seharian di dalam ruangan nona mudanya itu. Sebastian hanya bisa terdiam demi bisa mendapatkan kehidupan berkecukupan untuk istri dan putranya. Ia juga rela menghadapi tingkah sang nona muda yang layaknya seperti seorang kekasih. Namun kali ini, perbuatan sang nona muda sudah di batas kewajaran.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

FANNA ABELA - Baik, ceria, periang, menyukai Keano, sepupu dari Eleina, Fanna dengan segala kebaikannya membuat Zanna betah bersahabat dengan gadis itu. OKI ANTARA - Teman kafka, penakut, anak dari pemilik sekolah SMA garuda. ANGELA - Licik, antagonis sama seperti Eleina, teman serta sahabat dari Eleina.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam

"Nona tidak di rumah, ya?" "Emmm ... memangnya kenapa, Paman?" Gadis itu mengerjapkan kedua matanya. "Papa Nona dihubungi pihak sekolah kalau Nona tidak hadir ke sekolah selama lima harian ini. Meskipun jam sekolah kosong, tapi Nona sudah kelas dua belas, masih banyak hal penting yang perlu dibahas." Elodie terdiam mendengarnya. Bahkan Elodie mendengar kata sekolah, kepalanya terasa pusing dan rasa takut datang seperti udara ia napaskan.
9.8110.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
Kekasih Pengganti Nona Arogan

Kekasih Pengganti Nona Arogan

Renata bangkit dan mulai mengekor di belakang Noval. Ternyata, menuju suatu tempat ternyaman untuk Noval. Di pelataran belakang rumahnya ternyata ada juga sebuah taman kecil yang sangat indah. Tanaman hias tertata sangat rapi, selain itu ada sebuah gazebo yang cukup besar di sana, biasanya digunakan untuk acara makan-makan dengan keluarga besar Sanjaya lainnya. Di dekatnya, ada sebuah kursi gantung berbentuk ayunan rotan dari sintetis dilengkapi dengan bantal duduk yang empuk sangat nyaman untuk bersantai dari segala rutinitas yang membuat penat.
953 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
KETIKA SANG BILIONER BANGUN DARI KOMA

KETIKA SANG BILIONER BANGUN DARI KOMA

Di tengah taman itu, berdiri dua batang pohon muda yang ditanam berdampingan. “Aku ingin menunjukkan sesuatu,” katanya. “Aku menanam dua pohon ini saat mendengar kabar tentang bayi kembar kalian.” Bianca menatap pohon itu takjub. “Dua pohon ini untuk…?” Taylor tersenyum lembut. “Untuk Sky dan Luna. Pohon di kiri itu Blueberry Tree, aku menamainya untuk Sky—tumbuh kuat dan berbuah manis. Dan yang satu lagi, White Magnolia, untuk Luna—lembut, harum, tapi tahan terhadap badai.”
1067.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai pohon nona
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
Males sama Geo...!!! berarti jauh sblum nikah kontrak sama Bianca, Geo udah sering tidur BERTUKER PELUH SAMA AMARA....!!!! TERLEBIH GEO YG UDAH BENERAN UDAH NIKAH SAMA AMARA...!!! PASTI BERKALI-KALI...!!!! Mana katanya segala cara udah di coba buat Amara hamil, malah ga hamil2...!!! Biar kena Azab
Marlien Cute
Dapat notifikasi langsung otw baca. Sepertinya ceritanya seru,jadi penasaran dengan alur ceritanya. Semoga tidak angsat & ga bertele². Semangat Kak Author & Semoga Kak Author sehat selalu. Aamiin Allahumma Aamiin... ...
Baca Semua Ulasan
Kekasih Tuan Muda

Kekasih Tuan Muda

Tadinya ingin menanam pohon mangga dan durian, tapi urung karena takut Kennan tidak akan suka. Dan ketika berpikir lagi, sekalipun dia menanam pohonnya, keberadaan dirinya di rumah itu tidak sampai hingga pohonnya berbuah. Menepuk-nepuk tangannya yang kotor karena tanah, Yuna menegakkan tubuh dan sedikit meregangkannya. Dia tersenyum melihat deretan bibit bunga yang baru ditanamnya. “Nona, Tuan Kennan sudah pulang.” Mini berseru tidak jauh dari Yuna.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
Ksatria Yatim Dan Gadis Tanpa Aura

Ksatria Yatim Dan Gadis Tanpa Aura

jawab Riokusa sambil menunjuk ke sebuah pohon yang tampak sudah berumur tua, senyumnya terlihat jahil. Diana segera memanjangkan kukunya, lalu bergerak secepat kilat menebang batang pohon menggunakan jurusnya. "SREEETTT!" Tampak goresan yang lumayan dalam pada pohon tersebut, namun beberapa detik kemudian pohon tersebut tampak beregenerasi, dan jejak goresan seketika hilang. "Pohon macam apa ini?" Arthur terperangah, Leona dan Livia menutup mulutnya seolah tidak mampu berkata akan apa yang dilihatnya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai pohon nona
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status