Putri Terbuang itu Istri Sah CEO
gumam Aluna, matanya mulai berkaca-kaca, bukan karena sedih, tapi karena ada sesuatu yang perlahan muncul ke permukaan.
Mereka disambut hangat oleh Ibu Panti. Setelah berbincang sebentar, Nayla mengajak Aluna untuk berkeliling. Raka dengan setia mendorong kursi roda istrinya, sementara Radit mengikuti di belakang, memegang tas Nayla.
Saat Raka mendorong kursi rodanya ke taman belakang, Aluna melihat sebuah pohon besar, Pohon Beringin Rindang yang menjulang tinggi, akarnya menyebar ke mana-mana.
Hot Chapters