Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Try Not To Love

Try Not To Love

Memangnya mencari uang semudah memetik daun mangga? Ah ia tau. Pasti ucapan pedas itu berasal dari Putri. Si mulut busuk yang selalu sirik dengannya. Ia jadi heran, pasti gadis itu tidak pernah dipeluk oleh temannya. Sifatnya saja sudah seperti iblis. Mana ada yang mau berdekatan dengannya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Ditelpon kok tidak bisa) "Mboh!" jawabku, sambil mengelus-elus daun telinga kananku. Gelinya gak mau ilang coy! (Gak tahu!) Aku pun dongkol dikageti dengan cara semacam itu. Aku lirik ke arah jemarinya, rupaya bunga putri malu yang mengelus-elusku tadi. Sialan! "Gelem ta?" dia menawarkan bunga putri malu itu padaku. "Nek digodok, isok setrong koen!" (Mau? Kalau direbus, bisa bikin kamu perkasa)
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
KEKASIH HATI SANG PUTRI

KEKASIH HATI SANG PUTRI

Sekarang dia penasaran dengan apa yang terjadi pada gadis itu, terlebih sang putri pulang dalam keadaan sangat kotor. “Ada pohon tumbang saat aku dan Christo akan memasukkan para kuda ke kandang, aku membantunya untuk menyingkirkan batang pohon itu dan yah, kau bisa lihat sendiri bagaimana penampilanku sekarang” Ravena merentangkan kedua tangannya dengan wajah frustasi. “Apa ada yang terjadi lagi setelah itu?” Setelah mengenal Ravena dalam waktu yang lama, Naomi tahu kalau kejadiannya tidak sesederhana itu.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
Ganti Rugi Nyawa Putriku

Ganti Rugi Nyawa Putriku

Sheldon menepis tanganku dengan tawa dingin, "Anak kandung apaan? Anak itu sama sepertimu, egois dan munafik! Memang benar kata pepatah, 'buah jatuh tak jauh dari pohonnya'. Punya ibu seperti kamu, nggak heran kalau dia tumbuh jadi pembohong yang menjijikkan!" Tubuhku gemetar hebat karena marah dan wajahku semakin pucat. Aku nyaris tak mampu berdiri tegak, tetapi Sheldon tidak peduli. Dia justru merangkul Wina dengan lembut, lalu berkata dengan penuh perhatian, "Wina terlalu baik, sampai-sampai bisa kamu perlakukan seperti ini ...." Aku tertawa getir, "Sheldon, kamu tahu nggak, putri kita benar-benar sudah tiada ...."
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
The Last Queen

The Last Queen

jawab putri canggung. Damar membawa putri ke atas Bukit Bayu. Di tepi bukit terdapat sebuah pohon rindang yang pasti akan membuat putri nyaman. Ditambah lagi hamparan persawahan dan perkampungan di bawah sana akan membuat mata dan pikiran menjadi lebih tenang. Putri tampak menikmati pemandangan indah di depan matanya. "Aku suka tempat ini. Indah seperti mimpiku semalam," kata putri tiba-tiba.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

Bangun Sebagai Putri Sang Penguasa

“Aku mencintaimu, amat mencintaimu, tapi posisiku membuatku tidak bisa menerima jenis perasaan seperti itu. Itu adalah suatu kesalahan untukku.” “Kesalahan kau bilang?” Rosali menaikkan nada bicaranya. Mengusap kasar air mata di pipinya. “Ya.” Liam menjawabnya lagi. Masih halus. “Karena kau adalah Putri Tuan Grey. Orang yang paling aku hormati di dunia ini. Itu adalah hal yang tidak pantas untuk mencintai dirimu. Itu suatu kesalahan.” “Oh, kalau kau mengira kita adalah saudara, maka kau—”
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
Malam Liar Penuh Gairah Dengan Teman Putraku

Malam Liar Penuh Gairah Dengan Teman Putraku

jawab Charlexon. "Oh ya, Ma... Anak perempuan itu punya ciri khusus, nggak? Misalnya tahi lalat, tanda lahir atau bekas luka mungkin? Siapa tahu nanti aku bisa bantu temuim, hehehe..." tanya Charlexon iseng. Mama Charlexon terdiam berpikir. Dia mengingat kembali wajah dari putri angkatnya yang hilangnya.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Putri Angkat

Pembalasan Dendam Sang Putri Angkat

Morena merasa sedikit kesal karena diabaikan, ia tidak terbiasa dengan perlakuan dingin seperti ini. ​"Oh, aku lupa memperkenalkan diri. "Aku Morena putri tunggal keluarga Halyas." Uluran tangan Morena menggantung di udara tak ada sambutan dari Dama. Rasa malu dan kesal Morena memuncak, namun ia berusaha keras mempertahankan senyumnya. ​Tapi anehnya Dama tersenyum ke arahnya. Wajah Morena langsung berbinar, merasa usahanya akhirnya berhasil. Jantungnya berdebar, mengira senyum itu ditujukan padanya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Pesantren

Kutukan Sang Putri Pesantren

Ia tidak bisa sepenuhnya menyalahkan putri tunggalnya yang masih dalam proses adaptasi. "Urusan apa si tua bangka itu sama aku? Biarin aja dia marah. Emang aku peduli?" gerutu Clara seraya memutar matanya. Sang ibu hanya bisa terdiam. Ternyata sang putri masih menyimpan kemarahan terhadap ayahnya sendiri. Sehingga ia memutuskan untuk tidak membahas lebih lanjut.
10986 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai pohon putri malu
Baca
+Pustaka
PUTRI YANG TERTUKAR

PUTRI YANG TERTUKAR

Ana menahan nafas, gugup. Gadis malang itu memilin jari jemarinya. Ia berkata lirih. “Maaf, apa maksud Yang Mulia,” Pria bertopeng phantom itu mendesis pelan. Sudah ketahuan menipunya, masih berusaha menutupi kebohongannya. Pangeran Leonhart berkata dengan nada dingin, “Aku tahu kau bukan Putri Velmont. Kau hanya seorang pelayan rendahan–”
10229.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai pohon putri malu
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Hamsinah Lolonkz
selain ceritanya yang tidak biasa.. saya suka tata bahasanya yang berkelas.. saya sudah banyak membaca novel tapi "putri yang tertukar" betul-betul membuat saya penasaran dan selalu ingin membacanya berulang-ulang. yang saya sayangkan pembaca tidak bisa memutar iklan untuk mendapatkan bonus.
sheila chrysilia
Emosinya roller-coaster. Senang, sedih, tegang, selipan humor, dll suka banget! Ditambah gaya penulisan dan cara mendeskripsikan detail mulai dari latar, karakter, aktivitas karakter, dll, wow! <3 Jadi bisa ikut ngebayangin <3 Thanks kak Piemar udah nulis novel ini. Sukses selalu! Ditunggu next-nya.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status