Tukang Pijat Tampan
Perlahan, Renata memutar handle pintu, setengah berharap bahwa pintunya terkunci.
Tapi tidak. Handle berputar dengan mudah, pintu terbuka tanpa suara.
Kamar Adit sederhana tapi rapi; tempat tidur single di tengah, meja kecil di samping, lemari pakaian di sudut, dan sebuah jendela yang tirainya tertutup. Dan di sana, di bawah selimut tipis, terbaring pemuda yang telah mengacaukan pikiran Renata sepanjang malam.