Pembalasan Sang Dokter Jenius
Pintu kamar nomor 13.
“Ini kamarnya, Mas,” kata Bu Sukma. Ia membuka kunci pintu dengan cepat. Namun, berbeda dengan Joko, ia tidak ikut masuk. Ia hanya berdiri di ambang pintu, bersandar di kusen dengan pose yang sedikit menggoda, namun jelas-jelas menjaga jarak aman dari kegelapan di dalam kamar. “Silakan, Mas. Dilihat-lihat dulu. Saya tunggu di sini saja, ya. Hehe.”