Kasur Lapuk Untuk Ibu
Dan kini kasur itu sudah rapi terbungkus seprai baru yang wangi pengharum pakaian, namun tetap saja aku merasa tak nyaman, rasanya badanku gatal semua jika mengingat kasur itu begitu kotor tadi dan mungkin bisa saja membawa penyakit kedalam tubuh yang menidurinya.
"Aku mau mengadukan kelakuan Kak Inggit sama bang Gagas nanti, Bu. Dia sudah sangat keterlaluan, kalau dia memintaku sendiri yang pindah aku tak masalah, tapi ini dia begitu tidak sopan dengan memindahkan Ibu juga hanya agar orang tuanya nyaman, kenapa tidak orang tuanya saja yang diminta tidur di kamar belakang atau kalau mereka tidak mau, pakai saja kamar dilantai atas, toh isinya hanya tas-tas yang tak berguna,"
Hot Chapters