Ketika Luka Menyapa
lirih Arumi
"Dek, maafkan, mas, sayang. Maafkan suamimu yang begitu jahat ini. Maafkan mas yang tak bisa selalu menjaga kebahagiaanmu. Dan maaf, mas tak bisa meninggalkan Dinda. Dek, satu pinta, mas. Belajarlah mengikhlaskan takdir ini, mas harap suatu saat kita akan hidup bahagia bertiga." mereka tetap larut dalam pelukan yang begitu menghangatkan sekaligus menyakitkan bagi Arumi. Ia menyadari tak hanya dirinya yang akan mendapatkan pelukan hangat dari saminya itu, ada Dinda yang juga akan mendapatkan perlakuan serupa dari Afif.
인기 회차