Tetanggaku Luar Biasa
Dwi Mei RahayuLuar Biasatetanggakutetangga kok gitutetangga
"Ha-ha-ha. Iya, maaf. Jangan marah, dong. Kalo kamu marah, saya jadi pengen gigit kamu beneran, tahu!"
Aku tetap diam, pura-pura marah. Duh, semoga kejadian tadi, tidak membuat Pak Rudi berpikir bahwa aku cewek gampangan. Ya, lagian, cewek mana yang nggak kegeeran saat diperlakukan seperti tadi.
"Udah, dong ngambeknya. Masa gitu aja marah. Maaf deh. Senyum dong. Atau, jangan-jangan kamu marah karena saya nggak jadi cium kamu? Gitu?"