Suami Perkasa
Semua mata kini resmi milik mereka.
“Tarik kata ‘primitif’,” kata Mariana, suaranya tenang—terlalu tenang.
Dinda mendongak, tetap duduk.
“Kalau nggak?”
“Kalau nggak,” Mariana tersenyum manis, “aku bakal tunjukin betapa primitifnya aku.”
Dinda tertawa, berdiri juga.
“Wow. Ngamuk ya? Tipikal cewek insecure. Kamu iri karena aku pede, cantik, dan Edgar masih—”
Hot Chapters