Hari-hari Dimanjakan Paman
Sophia cekikikan dan berkata, "Kenapa aku harus keberatan? Lagi pula, apa gunanya aku keberatan? Semua pria di dunia ini sama saja, mereka nggak akan puas hanya dengan memiliki seorang wanita! Apalagi, pria seperti Agam. Selain tampan, dia juga kaya dan berkuasa. Wanita mana yang nggak menginginkannya? Kalau setiap kali ada wanita yang mendekatinya, aku keberatan, bukankah aku sendiri yang akan lelah setengah mati? Sepanjang hari aku nggak perlu melakukan hal lain lagi, selain mengawasi gerak-gerik seorang pria? Kalau menjalani hari-hari seperti itu, bukankah sangat membosankan dan nggak berarti?"
Ariel berkata, "Pemikiran Nona Sophia benar-benar terbuka!"
Sophia menyunggingkan seulas senyum
Hot Chapters