Cintai aku, Berondong!
"Teh... untung lo nyeret gue ke lift dan ngajak gue ciuman. Kalau enggak, hari ini enggak pernah terjadi."
Kedusnya tertawa kecil dan Tirta menyentil dahi Meysi dengan penuh kasih sayang. Di dalam gedung, suasana dibuat privat. Tirta menyewa seluruh aula utama hanya untuk pernikahan mereka berdua. Meski tanpa keramaian kecuali sanak saudara, ruangan itu disulap menjadi istana kristal dengan dominasi putih dan emas. Lampu gantung kristal berkilauan, dan di ujung ruangan, altar kecil dihias bunga segar: peony putih dan anggrek ungu, bunga favorit Meysi.