Alegoria
Sendirian.
Pagi ini adalah minggu terakhir musim semi. Kabut bergerak ke angkasa, menaiki gedung-gedung, kastil dan minaret jam, persis seperti sesosok makhluk kelabu. Musim semi di pulau Alegra tidak pernah dibungkus oleh keceriaan. Gerimis malas dan hujan deras selalu menyambangi, membungkam udara oleh sepi dan muram. Lembab dan basah. Di sini, di istana utama, setelah berjalan cukup jauh entah pada apa, Adrien dan Lady Earlene duduk membisu di atas sofa merah Royal Empire, di sebuah ruangan penuh dengan barang-barang antik; patung malaikat, stan jambangan dari keramik, porselen bunga-bunga, dinding berlukis serta rak kayu mahoni yang memajang ratusan buku yang disampul rapi dengan kulit d
Hot Chapters